Contact us      Link     Video          


           
Biografi

Current Articles | Categories | Search | Syndication

SHIP TOUR MENEGRISTEK DAN KASAL DI KRI HASANUDDIN-366

Menteri Negara Riset dan Teknologi DR Kusmayanto Kadiman bersama Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Sumardjono melaksanakan Ship Tour dengan menggunakan KRI Hasanuddin-366 dari dermaga Ujung Baru Belawan menuju Mentigi Tanjung Uban Kepulauan Riau, Sabtu (26/01)
 
KRI Hasanuddin-366 yang dikomandani Letkol Laut (P) I Gusti Kompiang Aribawa Alumni Akademi Angkatan Laut tahun 1989 adalah kapal kedua dengan bentuk model atau Ship Integrated Geometrical Modularity Approach (SIGMA) dari empat unit yang dipesan oleh pemerintah Indonesia untuk TNI AL dan merupakan sebuah Korvet modern yang dibuat oleh galangan kapal Scelde, Belanda.
 
Dalam pelayaran tersebut Menegristek nampak sekali memanfaatkan waktu kunjungannya yang singkat ini dan bahkan beberapa kali menanyakan aspek-aspek teknis kepada anggota kapal yang ditemuinya serta memintanya melakukan uji kemampuan dan keunggulan performa teknis KRI Hasanuddin-366, diantaranya melakukan peran orang jatuh di laut yang bertujuan untuk menyelamatkan personel, mengatasi kebakaran, serta peran tempur baik bahaya udara, bahaya permukaan maupun bahaya bawah permukaan, serta melihat secara langsung ruang Mechinery Control Room (MCR), ruang dapur serta ruang Pusat Informasi Tempur (PIT) termasuk sistim kesenjataannya.
 
Sedangkan persenjataan yang dimiliki KRI Hasanuddin-366 diproyeksikan untuk melaksankan fungsi AAW/Anti Air Warfare (Peperangan Anti Udara), ASuW/Anti Surface Warfare (Peperangan Anti Kapal Permukaan), ASW/Anti Submarine Warfare (Peperangan Anti Kapal Selam), EW/Electronic Warfare (Peperangan Elektronika) dengan rincian : meriam Otomelara Super Rapid Gun 76 mm, Rudal Anti Kapal Exocet MM-40, Rudal Anti Pesawat Udara jenis Mistral Simbad-Tetral, Canon Denel Vektor 20 mm dan Terpedo.
 
KRI Hasanuddin-366 dirancang secara flexibility dan affordability sebagai Naval Patrol Vessel, yang mampu menembus segala cuaca. Karakteristik kapal ini memiliki bobot 1.800 ton, panjang gladak utama 90 meter, draft 3,6 meter, lebar 12,2 meter, tinggi 8,2 meter, sedangkan kecepatan jelajah 25,2 knot, kecepatan maksimum 28 knot, dengan awak kapal 80 orang ini berlayar dari Belawan menuju Tanjung Uban akan menempuh jarak sejauh 402 NM (Nautical Mile).
 
Turut dalam pelayaran tersebut mantan Kasal Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh selaku penggagas pembelian kapal tersebut disamping pejabat teras TNI AL lainnya termasuk Kadispenal Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul SE.
 

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

posted @ Tuesday, January 29, 2008 10:56 AM by

Previous Page | Next Page