|
|
|
|
Guna mengoptimalkan peran dan tugas yang diemban, TNI AL berupaya mengembangkan suatu pola kerja sama dengan berbagai instansi yang dilakukan secara mutualistik dan profesional. Untuk itu dilaksanakan penandatangan Perjanjian Kerjasama antara TNI AL dengan empat istitusi yakni Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Universitas Negeri Jakarta (UNJ), PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI) (Persero) serta PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk pada Kamis, (26/1) di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangkap, Jakarta Timur.
|
| Museum
Bahari Yogyakarta diresmikan pada bulan April 2009 oleh Kasum TNI Laksamana
Madya Y. Didik Heru Purnomo. Peresmian museum ini ditandai dengan
pengguntingan bunga dan penandatanganan prasasti oleh ketua yayasan Tri Sekar Lestari, Ny.
Endang Didik Heru Purnomo. Pendirian museum bahari di kota budaya ini berlatar
belakang rasa cinta Laksdya Didik Heru Purnomo kepada Angkatan Laut khususnya
dan dunia maritim pada umumnya. | 
|
|
Monumen
Dharma Samudera terletak di jalan Hang
Tuah Ujung Surabaya diresmikan oleh Panglima Komando Daerah Maritim IV Surabaya
Komodor Laut Hamzah Atmohandojo pada tahun 1963.
| 
|
|
Sang
Maha Mantri Mukya Rakyan Mapatih Empu Mada yang dikenal sebagai Maha Patih
Gajah Mada atau Gajah Yang Tak Kenal Takut dilahirkan pada sekitar tahun 1300
Masehi. Saat usia remaja dia sudah menjadi prajurit pengawal kerajaan. Umur 19
tahun berpangkat Bekel pada kesatuan Adika Bhayangkari dan berhasil menumpas
pemberontakan Kuti. Atas jasa-jasanya itu dia kemudian diangkat menjadi Patih
daerah Kahuripan dan pada tahun 1321-1331 dipindahkan menjadi Patih Daha.
Selanjutnya sampai wafatnya tahun 1364 menjabat sebagai Patih Mangkubumi Majapahit.
| 
|
|
Peletakan
batu pertama pembangunan Monumen Jos Soedarso Surabaya pada tanggal 18 Februari
2009 oleh Kasal Laksamana TNI Tedjo Edy Purdijatno, S.H dan peresmiannya tanggal 4 Desember 2009 oleh Kasal Laksamana Madya TNI Agus Suhartono, S. |

|
|
Monumen
Bahari Surabaya dibangun pada tahun 1968 dan dikerjakan oleh seniman pahat dari
Yogyakarta. Monumen ini merupakan bukti kuat akan identitas kota Surabaya
sebagai kota bahari dan sekaligus menggambarkan kekuatan dan kejayaan TNI
Angkatan Laut.
| 
|
| Kapal
selam jenis SS Type Whiskey Class dibuat di Vladi Wostok Rusia pada tahun 1952
dan masuk jajaran TNI AL mulai tanggal 29 Januari 1962 dengan tugas pokok
menghancurkan garis lintas musuh (anti shipping), pengintaian dan melakukan silent raids. Selama pengabdiannya
banyak berperan aktif menegakkan kedaulatan Negara dan hokum di laut. Salah
satu pengabdiannya adalah dalam Operasi Trikora pembebasan Irian Barat dari
tangan penjajah Belanda. | 
|
|
Cikal
bakal Batalyon 3 ALRI Pangkalan IX Pasuruan dapat ditelusuri dari masa
penjajahan Jepang yang saat itu masih
berperang melawan Sekutu. Untuk membantu
kekuatan pasukannya, Jepang kemudian membentuk Sekolah Pelayaran Rendah
(SPR) dengan cara merekrut para pelaut bangsa Indonesia. Namun sejak Proklamasi
Kemerdekaan dikumandangkan pada 17 Agustus 1945 guru-guru SPR itu kemudian mengambil alih
pimpinan Staf Direksi sekolah dan selanjutnya mengubah status SPR menjadi Badan
Keamanan Rakyat (BKR) Laut.
| 
|
|
Tegal dikenal sebagai Kota Bahari karena selain secara geografi terletak di
pesisir Pantura Jawa
Tengah, kota ini juga menjadi tempat didirikannya Badan
Keamanan Rakyat – Laut (BKR Laut) pada awal kemerdekaan Republik Indonesia,
sebagai cikal bakal dari pembentukan TNI Angkatan Laut saat ini. Heroisme para pendahulu BKR yang berintikan pemuda-pemuda dari komponen
bangsa saat itu antara lain mantan Kaigun Heiho, karyawan Jawa Unko Kaisha, dan siswa serta guru Sekolah
Pelayaran Tinggi (SPT) Tegal telah menorehkan tinta emas dalam perjalanan sejarah kemerdekaan bangsa Indonesia hingga di kemudian hari menjadi TNI Angkatan Laut.
| 
|
|
Monumen
Kalibakung merupakan tanda atau tetenger bahwa di tempat ini dari bulan Mei
sampai dengan Juli Tahun 1947 sebagai tempat berdirinya Sekolah Opsir Angkatan
Laut Kalibakung dengan komandannya Mayor
Laut R.E Marthadinata.
| 
|
Previous Page | Next Page