Contact us      Link     Video          


           

Current Articles | Categories | Search | Syndication

TAMPIL KOMPAK PATAH-PATAH, PUSLATDIKSARMIL PERTAHANKAN JUARA LOMBA PBB

Penampilan kompak patah-patah, Tim Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Kemiliteran (Puslatdiksarmil) berhasil mempertahankan gelar juara dalam lomba Peraturan Baris Berbarsi (PBB) antar satuan kerja di lingkungan Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Kobangdikal) dalam rangka Hari Pendidkan Angkatan Laut Ke-67 tahun 2013, Jumat (19/4/2013).

Lomba yang digelar di Lapangan RE. Martadinata kesatrian Bumimoro, Surabaya tersebut, Puslatdiksarmil yang bermaterikan para pelatih dalam mengubah sikap dasar calon prajurit dari sipil menjadi sosok militer sejati itu, unggul dari enam peserta lainnya yakni Kodikopsla, Kodikdukum, Kodikmar, STTAL, Puslatlekdalsen dan Denmako.

Tim yang dikomandani Lettu Marinir Agus Sugeng ini, menjadi yang terhebat dengan raihan nilai tertinggi 15.566 poin, sedangkan tim Denmako yang memiliki target tinggi untuk menjadi juara tahun ini, harus puas di urutan ketiga dengan nilai 14.996 poin. Sementara Kodikmar tetap menjadi runner up dengan raihan nilai 15.171 poin seperti tahun lalu.

Dengan berakhirnya lomba PBB tersebut, maka juara I, II, dan III Hardikal 2013 ini sama mengulang kembali lomba PBB pada Hardikal 2012 lalu, dimana Puslatdiksarmil juara I, Kodikmar juara II dan Denmako juara III.

Menurut Ketua Bidang Lomba Hardikal 2013 yang juga Komandan Pusalatdiksarmil Kolonel Marinir Suaf Yanu Hardani mengatakan bahwa PBB adalah denyut nadinya prajurit dimana dalam kehidupan sehari-hari kedinasan melekat dan tidak bisa dipisahkan. Untuk mengetahui kemampuan individu dan kekompakan dalam ber-PBB, maka panitia menggelar Lomba PBB antar satuan kerja di lingkungan Kobangdikal dalam rangka Hardikal ke- 67 ini.

Lomba yang membutuhkan konsentrasi dan kekompakan dari setiap anggota tim ini, berbentuk peleton dengan jumlah 27 orang, bersenjata laras panjang M.16, sangkur, pakaian loreng (Pakaian Dinas Lapangan), dipimpin seorang Komandan Peleton berpangkat letda hingga Kapten dan melaksanakan PBB sesuai aturan yang berlaku di TNI.

“Kriteria penilaian berupa kerapian, keseragaman, kekompakan, aba-aba peleton, pelaksanaan garakan dan gerakan tambahan lainnya,” terang Danpuslatdiksarmil.

Adapun aspek kerapian, lanjutnya, terdiri dari susunan urutan ketinggian dan postur dalam barisan, kerapian pakaian yang dikenakan, keseragaman kaporlap, sepatu, kerapian rambut, kumis dan asesoris lain yang bisa menambah keindahan dalam pelaksanaan lomba PBB.

Sementara itu pelaksanaan gerakan yang dinilai berjumlah 62 item, meliputi gerakan di tempat berupa sikap sempurna, penghormatan, periksa kerapian sampai pemeriksaan kamar. Untuk gerakan berpindah terbatas meliputi gerakan maju dan mundur tidak lebih dari empat langkah. Sedangkan gerakan jalan meliputi semua aba-aba yang dilaksanakan sambil berjalan.

Menurutnya keempat penilaian tersebut, akan digabungkan dan dikurangi setiap kesalahan antara lain kekurangan anggota, barisan putus, perlengkapan lepas, kelebihan waktu dan keluar dari areal lomba

Selain gerakan yang dilaksanakan bersama dan terlihat patah-patah, ada aturan lain yang harus dipatuhi setiap tim, yaitu tidak boleh melebihi 30 menit alokasi waktu yang disediakan dan dalam pelaksanaan gerakan tidak boleh keluar dari arena yang telah ditentukan yakni 50 meter x 25 meter persegi yang telah dibuat panitia dengan bentangan tali warna mencolok.

(Pen Kobangdikal)

posted @ Monday, April 22, 2013 9:38 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page