Contact us      Link     Video          


           

Current Articles | Categories | Search | Syndication

TNI AL BERHASIL GAGALKAN PEMBAJAKAN

TNI Angkatan Laut Sabtu (22/9), berhasil menyelamatkan sebuah kapal tanker raksasa MT Kraton bermuatan 2.250 ton minyak goreng dari aksi pembajakan oleh 14 orang kawanan pembajak di perairan buoy hijau, Sungai Musi atau tepatnya di perairan out port limit (OPL) timur perbatasan Provinsi Kepulauan Riau-Singapura.
 
Hal itu diungkapkan Komandan Gugus Keamanan Laut Wilayah Barat (Danguskamlabar) Laksamana Pertama TNI Denny Novendy, ketika bersama Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Kolonel Laut (S) Iskandar Sitompul, S.E. dan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Batam Kolonel Laut (P) Muntoro Yulianto, Selasa (25/9), meninjau kapal tanker yang dibajak
 
“Setelah menerima laporan kejadian, jajaran Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar), langsung bereaksi dan melakukan pengejaran. Hanya dalam tempo dua hari, kapal tanker yang dilarikan para pembajak itu berhasil dibebaskan di perairan sekitar tiga mil Tanjung Bulat, Johor, Malaysia”, katanya.
 
Pmbajakan Kapal tanker MT Kraton, berawal ketika kapal berbendera Indonesia dengan bobot sekitar 1.178 ton yang mengangkut 2.250 ton minyak goreng tersebut, bertolak dari pelabuhan Teluk Bayut, Palembang, dengan tujuan Cilacap. Saat tengah berlabuh segerombolan orang tak dikenal mencegat dan kemudian menguasai kapal. Namun, pihak anak buah kapal (ABK) sempat memberi sinyal yang tertangkap oleh TNI AL di Batam.
 
Merespon hal itu, Koarmabar mengerahkan unsur-unsurnya yang terdiri dari KRI Tenggiri-865, KRI Lemadang-806, KRI Welang-808 dan satu pesawat patroli intai maritim P-841 untuk melakukan pengejaran ke posisi dimana MT Kraton berada. Selain itu juga terdapat lima kapal perang Koarmabar lainnya yang sedang melaksanakan latihan, yaitu KRI Siliman-848, KRI Sigalu-857, KRI Silea-858, KRI Sigurot-864, KRI Viper-820 dan Patkamla Lanal Batam untuk ikut melakukan pencarian kapal tanker tersebut.
 
Dari upaya pengejaran tersebut, KRI Lemadang-806 berhasil melakukan kontak dengan kapal tanker yang diperkirakan berada pada posisi 01 14 00 Utara-104 18 30 Timur, atau berada sekitar tiga mil laut dari Tanjung Bulat, Johor, Malaysia. Ketika ditemukan kapal tersebut sudah berubah nama menjadi MT Ratu, sedangkan tulisan MT Kraton sudah dihapus.
 
Dan dengan menerjunkan pasukan khusus termasuk pasukan katak dalam pengejaran itu, TNI AL berhasil menyelamatkan 17 orang ABK dan meringkus 14 orang pembajak beserta barang bukti berupa satu pucuk pistol rakitan dan tujuh bilah senjata tajam. Hingga saat ini, seluruh pelaku perompakan beserta barang bukti diamankan di Lanal Batam, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

posted @ Thursday, September 27, 2007 9:16 AM by

Previous Page | Next Page