Contact us      Link     Video          


           

Current Articles | Categories | Search | Syndication

MARINIR GELAR KEBUT GUNUNG GEDE PANGRANGO

 

Gunung Gede Pangrango yang berada di Cianjur Jawa Barat menjadi medan palagan uji kemampuan para prajurit Korps Marinir. Setelah rangkaian Lomba Binsat Korps Marinir 2012 digelar sebelumnya yaitu menembak pistol dan senapan di Cilandak Jakarta Selatan (14-15/9), lomba renang (16/9) dan dayung perahu karet di Pantai Festival Ancol Jakarta Utara (17/9).

Tiada gunung terlalu tinggi,

buat kami daki di awan panas,

tiada jurang terlalu dalam,

buat kami kuturuni di malam kelam,

hutan rimba padang lalang,

dusun sunyi  jalanan jauh,

panas terik hujan berangin,

ayolah terus maju,

pantang menyerah hati kami karena terlatihnya,

pasukan jalan kakilah

bersatu lawan semua,

Begitulah lantunan lagu mengiringi para prajurit Baret Ungu di Cianjur Jawa Barat dalam rangka Lomba Binsat Korps Marinir 2012 pada tahap “Kebut  Gunung”. Lagu tersebut cukup membangkitkan semangat  bertanding untuk mendaki dan membelah gunung. Kali ini Gunung Gede Pangrango yang berada di Cianjur Jawa Barat yang menjadi medan palagan uji kemampuan para prajurit petempur ini. Setelah rangkaian Lomba Binsat Korps Marinir 2012 digelar sebelumnya yaitu menembak pistol dan senapan di Cilandak Jakarta Selatan (14-15/9), lomba renang (16/9) dan dayung perahu karet di Pantai Festival, Ancol, Jakarta Utara (17/9).

Pagi hari sekitar pukul 07.00 WIB dimana suhu udara terasa dingin menusuk tulang sumsum, Selasa (18/9) di Kampung Pasie Sapi Desa Sukamulya Kecamatan Cugenang  kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mewakili Komandan Korps Marinir Brigjen TNi (Mar) Achmad Faridz Washington, Asops Dankormar Kolonel Marinir Kasirun Situmorang melepas para “Speed”  perwakilan dari setiap tim/batalyon yang mengikuti lomba dari Start.

Setelah tim speed meluncur maka setiap 30 menit berikutnya menyusul tim kebut gunung  yang terdiri 47 personel setiap timnya. Pada hari pertama ini diikuti oleh 9 (Sembilan) tim kebut gunung yaitu Yonif-2 Mar, Yonif-4 Mar, Yonif-5 Mar, Yonif-8 Mar, Yontaifib-1 Mar, Yontaifib-2 Mar, Menart-2 Mar, Menbanpur-2 Mar dan Denjaka.  Tiap-tiap tim tersebut langsung dipimpin oleh Komandan Satuannya masing-masing.  Tidak ketinggalan para perwira Lanmar Jakarta dibawah pimpinan Danlanmar Jakarta, Kolonel Marinir Bambang Suryo Aji juga ikut membelah Gunung Gede Pangrango pada hari pertama.

Medan menuju puncak Gunung Gede dengan ketinggian 2900 m di atas permukaan air laut  cukup menantang. Di puncak Gunung Gede tersebut  terdapat sebuah alun-alun yang cukup legendaris yaitu Alun Alun Surya Kencana. Medan dengan kemiringan berkisar 35⁰ sampai 45⁰ sungguh sangat menguras energi dan menuntut fisik yang prima. Puncak gunung pun sangat dingin dan terasa menembus tulang sumsum apalagi di malam hari. Namun dengan semangat dan saling memberi motivasi tantangan medan tersebut dapat ditaklukan oleh para prajurit Baret Ungu. Pada malam harinya para peserta lomba bermalam di puncak dan pada esok harinya akan melanjutkan lagi menuju FINISH  yang berada di daerah Cibodas Cianjur Jawa Barat.   

Para peserta pun memakai PDLT (Pakaian Dinas Lapangan Tempur) lengkap dengan senjata dan juga membawa  beban logistik tidak kurang dari 15 kg. Adapun yang menjadi kreteria penilaian dalam Lomba Kebut Gunung ini adalah kecepatan, kekompakan dan kelengkapan personel material dari setiap tim. Sedangkan Kebut Gunung Gede ini merupakan  kali kedua diselenggarakan dalam rangka Lomba Binsat (Pembinaan Satuan) Korps Marinir.

(Dispen Kormar)

 

posted @ Wednesday, September 19, 2012 2:03 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page