 |
|
PERJANJIAN KERJASAMA : Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama TNI Bambang Suwarto mewakili Pangarmabar menandatangani piagam kerjasama dengan Universitas Krisnadwipayana yang diwakili Pembantu Rektor Satu (Purek I Unkris) Mayor Jenderal TNI (Purn) H. Syamsu Djalal, SH di Aula Yos Soedarso, Koarmabar, Jalan Gunung Sahari, Jakarta, Rabu (4/3). (Foto Dispenarmabar)
|
Perjanjian kerjasama antara Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar) dengan Universitas Krisnadwipayana memiliki makna yang sangat penting sebagai refleksi dari rasa tanggung jawab serta tekad dan semangat kebersamaan guna mengaktualisasikan koordinasi lintas sektoral dalam rangka meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, khususnya bagi prajurit Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar).
Hal tersebut dikatakan Panglima Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Soeparno, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kepala Staf Armabar (Kasarmabar) Laksamana Pertama TNI Bambang Suwarto pada pelaksanaan penandatanganan perjanjian kerjasama antara Koarmabar dengan Universitas Krisnadwipayana pada penyelenggaraan program Strata Satu dan Strata Dua Manajemen SDM di Aula Yos Soedarso, Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No. 67 Jakarta, Rabu (4/3).
Menurut Pangarmabar, dengan adanya kerja sama antara Koarmabar dengan Universitas Krisnadwipayana ini, akan diperoleh manfaat yang sangat besar yaitu adanya peningkatan kualitas SDM, khususnya bagi prajurit yang ingin mengembangkan diri melalui program pendidikan sarjana dan pascasarjana di bidang manajemen dan kedepan program kerja sama ini diharapkan akan lebih meningkat lagi dengan dimensi yang lebih fokus.
Dijelaskan oleh Pangarmabar, bahwa TNI Angkatan Laut sebagai suatu angkatan yang bercirikan “sarat teknologi”, kebutuhan akan SDM yang berkualitas dengan basis penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang memadai, merupakan tuntunan yang harus dipenuhi. Oleh karena itu jajaran Koarmabar berupaya menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi, termasuk Universitas Krisnadwipayana, yang hasilnya diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kualitas SDM yang dimiliki kedua belah pihak.
Lebih lanjut dikatakan Pangarmabar, untuk mengelola Sumber Daya Alam (SDA) secara efektif, efisien dan lestari, dibutuhkan SDM yang bermoral dan berpengetahuan, oleh karenanya pendidikan menjadi sarana yang tepat untuk menyiapkan SDM yang berkualitas, dalam arti sehat jasmani dan rohani serta cerdas lahir dan batinnya, sehingga kerja sama yang dibangun oleh Koarmabar dan Universitas Krisnadwipayana sebagai suatu langkah yang sangat penting untuk mengembangkan SDM.
Selain itu, dengan bekal pengalaman di dunia pendidikan dalam waktu relatif lama, saya berkeyakinan bahwa Universitas Krisnadwipayana memiliki kemampuan untuk menyelenggarakan pendidikan strata satu dan pascsarjana yang sesuai dengan kebutuhan Koarmabar. (Dispenarmabar)