|
|
|
Dinamika globalisasi serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut perwira TNI AL untuk selalu proaktif dan adaptif terhadap segala perubahan yang terjadi di segala bidang, khususnya bidang informasi dan komunikasi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus dapat diantisipasi dan direspon dengan baik bagi kemajuan dan kebaikan bangsa. Oleh sebab itu, penguasaan bahasa asing khususnya bahasa Inggris dengan baik dan benar mutlak diperlukan bagi perwira TNI AL sebagai salah satu sarana untuk mengadopsi dan mengaplikasikan perkembangan Iptek dengan baik agar dapat dimanfaatkan untuk kepentingan bangsa dan negara, ujar Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) Laksda TNI Didi Setiadi, saat upacara penutupan Kursus Intensif Bahasa Inggris di Gedung Mas Pardi AAL,Bumi Moro, Surabaya, Rabu (28/10).
Kursus intensif Bahasa Inggris ini berlangsung selama tiga bulan dan diikuti oleh 179 Pasis, masing-masing korps pelaut 57, korps teknik 20, korps elektronika 16, korps suplay, 34, dan korps marinir 42 orang. Kursus ini adalah bagian dari kurikulum yang harus dilakukan para perwira siswa, ini dimaksudkan untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian berbicara, mendengarkan atau menyimak, membaca dan menulis dalam bahasa Inggris.
Peranan TNI AL akan selalu berhubungan dengan Angkatan Laut negara lain dan dunia Internasional. Pentingnya Bahasa Inggris bagi personel TNI AL pada decade terakhir ini menalami kemajuan yang sangat signifikan, ini disebabkan karena pergeseran peran militer, pada saat ini banyak anggota TNI AL yang ditugaskan ke luar negeri untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan operasi perdamaian di bawah naungan perserikatan bangsa-bangsa (PBB). Di samping itu, banyaknya frekuensi program latihan bersama yang melibatkan personel TNI AL dengan tentara dari negara lain mengharuskan kita untuk menguasai bahasa Inggris sebagai sarana komunikasi.
Untuk menjawab semua tantangan tugas tersebut di atas, maka seluruh perwira TNI AL harus bisa mengoptimalkan sebaik mungkin waktu yang diberikan untuk belajar, mengasah dan meningkatkan kemampuan serta keahlian dalam berbahasa Inggris. “Saya berharap, dengan berakhirnya kursus ini bukan berarti proses belajar selesai sampai di sini. Belajar bahasa Inggris sangat berbeda dengan ketrampilan yang lain. Dalam belajar bahasa Inggris sangat dibutuhkan kemauan yang kuat, ketekunan, keuletan, kesabaran dan keberanian dalam mempraktekkan bahasa itu sendiri”, tandas Laksda TNI Didi Setiadi
Previous Page | Next Page