|
|
|

|
|
KRI Diponegoro-365/Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-E UNIFIL menerima kunjungan kerja Deputy Maritime Task Force Commander (DMTFC) merangkap MTF Chief of Staff Kolonel Laut (P) Retiono Kunto di lounge room tamtama KRI Diponegoro. Kunjungan tersebut didampingi oleh Staf MTF N-1 Mayor Laut (S/W) Verra dan N-4 Kapten Tegar Wicaksono, Sabtu (18/5/2013).
|

|
|
Menjawab tantangan musuh yang menguasai dua wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) Komando Gabungan (Kogab) TNI melakukan kampanye militer dengan melakukan serangan dari laut, darat dan udara. Puluhan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) terlibat dalam operasi perebutan dua wilayah NKRI yang berada di Kalimantan Timur dan Bima Nusa Tenggara Barat.
|

|
|
Kemenangan pasukan Komando Gabungan (Kogab) TNI berhasil mengembalikan wilayah Sangatta, Kalimantan Timur dan Bima, Nusa Tenggara Barat kembali ke pangkuan Ibu Pertiwi. Aliansi “Negara Sonora” membentuk gerombolan bersenjata melalui Gerakan Sumpit Merdeka (GSM), di wilayah Kaltim dan Gerakan Nusa Merdeka (GNB) untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
|

|
|
Kampanye militer yang digelar Komando Gabungan (Kogab) TNI diwilayah Kalimantan Timur dan Nusa Tenggara Barat selama hampir satu bulan kini membuahkan hasil cemerlang. Keberhasilan tersebut di sampaikan Pangkostrad Letjen TNI M. Munir selaku Panglima Komando Gabungan (Pangkogab) TNI, bertempat di Ruang Komando Taktis Kogab yang bermarkas di Pusat Komando dan Pengendali (Puskodal) Koarmatim, Ujung, Surabaya, Sabtu (18/5/2013).
|

|
|
Tentara Nasional Indonesia (TNI) berhasil merobohkan bendera Sonora dan mengibarkan kembali bendera Merah Putih, setelah menang dalam pertempuran dan ‘menyapu’ bersih musuh yang masih tersisa di sejumlah wilayah Kutai Timur, Kalimantan Timur, Sabtu (18/5/2013).
|

|
|
Komandan Batalyon Provos-1 Marinir Letkol Marinir Mauriadi menerima kedatangan Kadet AAL Korps Marinir Angkatan 58 di Markas Batalyon Provos-1 Marinir, Karangpilang, Surabaya.
|

|
|
Gerakan Nusa Merdeka (GNM) telah merebak dan melebarkan sayapnya untuk menguasai obyek vital dan sarana penting di Kota Bima. Tidak itu saja para mata-mata musuh Negara Sonora dengan segala daya upaya untuk mempengaruhi masyarakat agar tidak ada yang pro terhadap pemerintah yang sah. Salah satu sasarannya adalah Kota Bima, Dompu NTB bahkan sampai Mataram. GNM berusaha membentuk kelompok kelompok kecil untuk menjadikan basis bagi kepentingannya. Uraian di atas adalah gambaran keberadaan GNM di Kota Bima.
|

|
|
Setelah sempat tertunda selama satu hari pasukan operasi Lintas Udara (Linud) yang tergabung dalam Latgab TNI Tingkat Divisi tahun 2013, akhirnya berhasil diterjunkan ke Dropping Zone musuh sekitar pukul 08.30 WITA dengan menggunakan tujuh buah Pesawat Hercules TNI AU, di daerah Woha Bima, NTB, Sabtu (18/5/2013).
|

|
|
Dalam on task ke-5 yang dilaksanakan, KRI Diponegoro-365 mendapat penugasan khusus untuk mengawasi perbatasan laut yang masih menjadi sengketa antara Israel dan Lebanon. Perintah tersebut didapat langsung dari Komandan MTF RADM Joese Leandro (Brazil), berdasarkan perintah dari UNIFIL Force Commander Mayjen Paolo Serra (Italia).
|

|
|
KRI Diponegoro-365 kembali melaksanakan penugasan di AMO (area of maritime operation). On task kali ini adalah yang ke-5 setelah sebelumnya sandar di Beirut, Lebanon selama tiga hari. Selama di AMO, KRI Diponegoro-365 melaksanakan kegiatan maritime interdiction operation (MIO), mencegah masuknya senjata ilegal dan bahan berbahaya lainnya dari laut menuju ke wilayah Lebanon.
|
Previous Page | Next Page