Contact us      Link     Video          


           

Current Articles | Categories | Search | Syndication

95 SISWA DIKTUKBA TNI AL KEJURUAN MARINIR JALANI ORIENTASI

 

Sebanyak 95 orang siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AL Angkatan ke-42 kejuruan Marinir mengikuti masa orientasi di Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar), Komando Pengembangan dan Pendidikan Angklatan Laut (Kobangdikal), Jumat (22/2/2013).

Orientasi yang bertujuan mengenalkan tempat dan lingkungan baru tersebut, dibuka Komandan Kodikmar Kolonel Marinir Much Sulchan di Lapangan Apel Kodikmar Kesatrian Ewa Pangalela Gunungsari, Surabaya.

Hadir dalam acara tersebut Wadan Kodikmar Kolonel Marinir Lasmono, Danpusdikif Kodikmar Kolonel Marinir Bambang Sukarno, Danpusdik Artileri Kolonel Marinir M. Supriyatna, Danpusdikkav Kolonel Marinir Listiyarto, Danpusdikbanpur Kolonel Marinir Chaerudin Thayib serta para Komandan sekolah di lingkungan Kodikmar.

Menurut Dankodikmar yang baru menjabat ini, dari jumlah 95 orang siswa ini akan menempuh pendidikan di empat Pusdik di bawah Kodikmar. Keempat Pusdik tersebut adalah Pusat Pendidikan Infanteri (Pusdikif), Pusat Pendidikan Artileri (Pusdikart), Pusat Pendidikan Kavaleri (Pusdikkav) dan Pusat Pendidikan Bantuan Tempur (Pusdikbanpur).

“Mulai saat ini kalian fokuskan konsentrasi kalian untuk menimba ilmu sesuai kejuruan di pusdik terkait, hal itu penting sebagai bekal dalam penugasan di tempat baru yang tentunya akan berkembang dinamis dan berat,” terang pamen melati tiga di pundak itu.

Pendidikan yang dilaksanakan di Kodikmar lanjutnya, diselenggarakan untuk mendidik calon Bintara Infanteri dan Kesenjataan Marinir, yang berkapasitas sebagai pemimpin pada tingkat regu infanteri dan seksi di kesenjataan bantuan artileri, kavaleri dan bantuan tempur.

“Dengan slogan bintara tulang punggung kesatuan, saya yakin bekal dan pengalaman kalian selama dinas di TNI AL, akan membantu dalam persiapan menapak masa depan sebagai bintara yang handal dan professional dalam setiap penugasan,” lanjutnya

Ia berharap, selama menempuh pendidikan, siswa harus mampu merubah pola sikap, pola pikir dan pola tindak menjadi layaknya seorang bintara TNI AL yang memiliki tanggung jawab, jiwa korsa, bermoral, berani dan professional dibidangnya karena seorang bintara adalah mentor bagi para tamtama di bawahnya.

Seorang bintara selain menjadi tulang punggung satuan lanjutnya, Bintara juga merupakan pemimpin terkecil yang harus mampu mengatur, mengkoordinir anak buah dan harus mampu menjembatani atasan dan bawahan.

“Dengan waktu pendidikan yang relatif singkat dan kegiatan yang sangat padat, saya berharap agar siswa senantiasa menjaga kesehatan baik fisik maupun mental selama menjalani pendidikan kejuruan di Pusdik-Pusdik terkait,” pintanya.

 

posted @ Friday, February 22, 2013 2:45 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page