Contact us      Link     Video          


           

Current Articles | Categories | Search | Syndication

DANKOBANGDIKAL: ISTRI HARUS DORONG SUAMI BERKARIER LEBIH BAIK

Kehidupan keluarga yang hangat, peduli, terbuka dan harmonis akan berdampak positif terhadap kinerja dalam kedinasan. Oleh karena itu peran seorang istri menempati posisi strategis sebagai partner dalam membangun keluarga yang sakinah, mawadah dan warohmah.
 
 “Dengan terciptanya situasi yang kondusif, berarti istri telah berhasil mendorong suami dalam menata karier yang lebih baik didalam kedinasan,” tegas Komandan Kobangdikal Laksda TNI Sumartono selaku Pembina Gabungan Jalasenastri Kobangdikal pada acara tatap muka dengan seluruh perwira beserta istri yang dihelat di Gedung Moeljadi, Kobangdikal, Rabu (18/3).
 
Ketidakselarasan dalam membangun rumah tangga, lanjut orang nomor satu Kobangdikal ini, dapat menyebabkan hancurnya mahligai perkawainan. Hal tersebut tidak hanya merugikan suami atau istri, tapi pihak anaklah yang akan paling dirugikan. Berita perceraian dewasa ini sudah menjadi tontonan biasa yang seakan menjadi hiburan yang menarik dan menghiasi berbagai media massa.
 
Hal tersebut tidak menutup kemungkinan terjadi pada keluarga prajurit TNI AL. Oleh karena itu, mantan Danpuspenerbal ini sengaja mengumpulkan dan berusaha mengingatkan kembali seluruh perwiranya beserta istri untuk senantiasa mengokohkan jalinan kasih rumah tangga masing-masing.
 
 “Perkuat keimanan dan ketaqwaan kepada Allah, kembangkan perilaku jujur, dan sabar dan saya sangat tidak mengharapkan adanya laporan KDRT yang menimpa keluarga prajurit saya,” harapnya.
 
Dibagian lain acara yang diselenggarakan PG Jalasenastri ini, menampilkan pembicara Dirpers Kobangdikal Kolonel Laut (K/W) A.V. Sri Suhardiningsih, S.Kep., M.Kes. yang membawakan materi Membangun Keluarga Sejahtera. Dalam kesempatan itu, ibu AV- sapaan akrab Pamen melati tiga ini, menuturkan pentingnya pasangan suami istri saling memahami kelebihan dan kekurangan dari pasangan masing-masing.
 
 “Kekurangan salah satu pasangan bukan berarti harus ditutup-tutupi, tetapi harus diketahui oleh pasangannya, sehingga pasangannya bisa mengingatkan kekurangan tersebut untuk diperbaiki atau tidak diulangi,” terangnya. Selain itu, AV juga membagi tips untuk membangun komitmen untuk menjaga keharmonisan keluarga. Menurutnya pasangan suami istri harus membiasakan mengaplikasikan 7 R dan 2 M. yakni mengembangkan rasa saling percaya, rasa aman, rasa tanggung jawab, rasa bangga dengan keluarga, rasa selalu ingin bersama, rasa sukarela, menepati janji, mau berkorban dan mau saling bersama pada kondisi formal maupun nonformal. (Pen Kobangdikal)     

posted @ Tuesday, November 10, 2009 1:44 PM by

Previous Page | Next Page