Contact us      Link     Video          


           

Current Articles | Categories | Search | Syndication

LATIHAN ATASI KEBAKARAN, KEBOCORAN KAPAL HINGGA NUKLIR, BIOLOGI DAN KIMIA

 

Kebakaran, kebocoran kapal dan bahaya radiasi lainnya merupakan hal yang  tidak diinginkan, dihindari dan dicari jalan untuk mengatasinya, seperti yang dilakukan 360 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AL ke-41 yang digembleng di Pusat Penyelamatan Kapal Nuklir dan Biologi Kimia (Puspeknubika), Kobangdikal, Kamis (2/2).

Pagi itu pun menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa Diktukba TNI AL angkatan ke-41 ini, pasalnya latihan mereka disaksiskan orang nomor satu  Kobangdikal,  Laksda TNI Sadiman, SE serta petinggi Kobangdikal lainnya.

Dankobangdikal didampingi Direktur Logistik Kobangdikal Kolonel Laut (T) Ir. Yustinus Edi Warsito, Komandan Puspeknubika Kolonel Laut (T) Heryuda melihat langsung cara pemadaman api kecil dan besar, kebocoran kapal dan penenganan bahaya nuklir biologi dan kimia yang dimainkan oleh 120 siswa yang dijalankan sesuai Standar Operations Prosedur penanggulangan.

Dankobangdikal menyerukan para siswa yang tengah latihan untuk sungguh-sungguh menjalankan setiap peran yang dibebankan kepada masing-masing siswa baik pada latihan penanggulangan kebakaran, kebocoran kapal maupun penangan radiasi nuklir, biologi dan kimia.

Menyinggung fasilitas yang dimiliki Puspeknubika, laksamana bintang dua asal Kulonprogo, Yogyakarta ini menegaskan, akan terus melengkapai sarana dan prasarana Puspeknubika kedepan, sehingga tidak ketinggalan jaman dan berorientasi kebutuhan dilapangan, sehingga siswa yang dilatih disini dapat menguasai ilmunya dan dapat mengaplikasikannya di satuan masing-masing.

Sementara itu Komandan Puspeknubika Kolonel Laut (T) Heryuda mengatkan bahwa Diktukba TNI AL Angkatan ke-41 ini adalah siswa yang masih menjalani pendidikan dasar keprajuritan di Sekolah Bintara Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar kemiliteran (Seba Puslatdiksarmil).

“Mereka disini akan diberikan materi dan latihan tentang penanggulangan kebakaran dan kebocoran kapal hingga penenggulangan nuklir, biologi dan kimia selama 6 hari kedepan,” terangnya.

Latihan praktek siswa calon bintara regular tersebut, di bawah  Pimpinan Latihan yang juga Kepala Departemen Operasi dan Latihan (Kadepopslat) Puspeknubika Mayor Laut (T) Rasidi.

Menurutnya,  dari jumlah siswa tersebut di bagi kedalam 3 gelombang, sehingga tiap gelombang mendapat latihan dan praktek selama dua hari.

“Karena jumlah mereka banyak, kita bagi 3 gelombang,  hari pertama, mereka mendapat materi secara umum tentang alat dan cara penggulangan kebakaran dan kebocoran kapal, kemudian di hari kedua mereka jalani praktek,” jelasnya.

Bagi siswa pendidikan pertama dan pembentukan seperti ini, lanjutnya, pada dasarnya materi lebih diarahkan kepada hal-hal yang dasar dan umum seperti jenis-jenis kebakaran, jenis alat yang digunakan untuk kebakaran dan tindakan yang harus diambil ketika menghadapi kebakaran.

Sementara untuk tingkat pendidikan lanjutan, selain materi dasar juga diperdalam mengenai cara pembuatan bahan dan alat pemadam kebakaran, penenggulangan hingga cara evakuasi  korban.

“Materi dan latihan bagi siswa Diktukba ini ditujukan untuk merefresh kembali pengetahuan tentang peran kebakaran, kebocoran kapal dan penanggulangan bahaya nuklir, biologi dan kimia yang dulu pernah diterima,” jelasnya. (Pen Kobangdikal)

posted @ Friday, February 03, 2012 1:04 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page