Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

Pomal Gelar Kejuaraan Nasional Lempar Pisau

 

Polisi Militer Angkatan Laut (Pomal) menggelar Kejuaraan Nasional  Lempar Pisau di Markas Komando (Mako) Puspomal, Jl. Boulevard BGR-9, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (8/2/2013).

Kejurnas yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HUT ke-67 Pomal itu diikuti 100 orang pelempar pisau yang datang dari berbagai wilayah di Indonesia, baik militer maupun masyarakat sipil yang tergabung dalam komunitas lempar pisau yang menamakan dirinya D'Lempar Pisau (D'Lempis) Indonesia, antara lain dari Jakarta, Bekasi, Bandung, Cikampek, Lampung, dll.

"Acara ini sangat bersejarah, karena baru kali ini di jajaran TNI maupun di kalangan masyarakat sipil ada sebuah event lempar pisau yang digelar berskala nasional," ujar Dan Puspomal Brigjen TNI (Mar) Gunung Heru TWJ, S.H., sesaat setelah membuka dan memantau langsung jalannya kejurnas tersebut.

Tujuan dari diselenggarakannya acara ini, lanjutnya, adalah selain sebagai bagian dari HUT ke-67 Pomal, juga sebagai ajang atau wadah untuk mengukur sampai sejauh mana kemampuan para pelempar pisau di Indonesia. Selain itu, event ini juga untuk mencari bibit-bibit potensial pelempar pisau Indonesia dan nantinya para pemenang akan di-upload di grup International Knife Throwers Hall Of Fame (IKTHOF), sebuah organisasi internasional olahraga lempar pisau.

Sedangkan manfaat dari lempar pisau kusus peserta dari jajaran TNI, menurut orang nomor satu di jajaran Polisi Militer Angkatan Laut ini adalah untuk meningkatkan kemampuan menembak, karena di dalam lempar pisau itu terdapat ketenangan seperti halnya di dalam ilmu menembak.

Dalam event ini, setiap peserta melempar 7 pisau dari jarak 5 meter dengan waktu maksimal 90 detik untuk slow throwing (pelemparan lambat), dan 7 pisau lagi pada jarak 4 meter dengan waktu 30 detik untuk rapid throwing (pelemparan cepat).

Seusai pelaksanaan lomba, Dan Puspomal menyerahkan hadiah kepada para pemenang, masing-masing kepada Takin dari D’Lempis Bandung yang telah berhasil menyabet predikat juara 1 mendapatkan piala dan uang pembinaan sebesar Rp.1.000.000, juara 2 Ricky dari D’Lempis Bandung memperoleh piala dan uang pembinaan Rp.750.000, serta piala dan uang pembinaan sebesar Rp.500.000 untuk Kangde dari D’Lempis Jakarta yang terpaksa harus puas dengan peringkat ke-3.

Menurut Ketua Komunitas D’Lempis Indonesia Elen Ramlan, untuk mengikuti kejurnas ini jajarannya telah lama melakukan latihan secara rutin dua kali dalam seminggu, di tiap daerah.

Berbicara tentang komunitas D’Lempis, menurut Ellen memang bukannya tanpa sebab. Pasalnya, di ‘Kota Kembang’ itulah Komunitas D'Lempis berdiri. "Komunitas ini terbentuk dari mahasiswa Fakultas Seni Rupa ITB, berawal dari iseng-iseng melepaskan kepenatan kuliah dengan melempar pisau, lama-kelamaan terbentuklah komunitas ini," jelas Ellen.

Sementara itu sehari sebelumnya, dalam rangka menyambut hari jadinya ke-67, Pomal juga telah menggelar lomba menembak di Lapangan Tembak Lantamal lll Jakarta, dengan pemenang pertama diraih oleh  kontingen Denjaka, juara kedua Armabar, dan peringkat ketiga diraih kontingen dari Kolinlamil.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

 

posted @ Friday, February 08, 2013 6:16 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page