Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

GERBONG ROTASI DI TNI AL BERLANJUT, GILIRAN KOBANGDIKAL MUTASI DUA JABATAN STRATEGIS

 

Setelah pejabat dibebera Komando Utama TNI AL berganti, kini giliran Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatana Laut (Kobangdikal) merotasi dua jabatan strategis di lingkungannya sesuai kebutuhan organisasi TNI AL.

Kedua jabatan strategis tersebut adalah Komandan Komando Pendidikan Marinir (Dankodikmar) dan Komandan Pusat Latihan Elektronika dan Pengendalian Senjata (Danpuslatlekdalsen) yang pelaksanaannya dipimpin langsung Komandan Kobangdikal Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo di lapangan Laut Maluku, Kesatrian Bumimoro Kobangdikal, Jumat (15/2).

Serah terima Jabatan dua unsur komando pelaksana di bawah Kobangdikal tersebut, dilaksanakan karena pejabat lama akan melaksanakan Pendidikan Dikreg Sesko TNI Angkatan ke-40. Kolonel Marinir Hasanudin menyerahkan jabatan Dankodikmar kepada Kolonel Marinir Much Sulchan yang sebelumnya menjabat Staf Ahli (Sahli) Panglima ”A” bidang Wilnas Koarmabar Jakarta, Sedangkan Danpuslatlekdalsen Kolonel Laut (P) Aria Cakra Wibawa menyerahkan jabatan kepada Dankobangdikal Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo karena belum mendapatkan pengganti.

Sertijab yang dihelat dengan upacara militer tersebut, dihadiri Wadan Kobangdikal Brigjen TNI Marinir Sturman Panjaitan, Komandan Kodikopsla Laksma TNI Aswad, SE, MM, Komandan Kodikdukum Tri Sunu Prasetyo, Komandan Puslatdiksarmil Kolonel Marinir Enjang Suryana, Komandan STTAL Kolonel Laut (E) Drs Siswo Hadi Sumatri para Direktur dan pejabat teras Kobangdikal lainnya.

Komandan Kodikmar baru kelahiran Pati, Jateng, 7 Nopember 1964 ini, adalah lulusan AAL Angkatan ke-32 Tahun 1987. Selepas menempuh pendidikan AAL, Ia mengawali tugas di TNI AL sebagai Danton 2 Ki-A Yonif 2 Brigif 2 Jakarta (1987), Danton Ban Yonif 2 (1991), Dankie C Yonif 2 Brigif 2 (1993), Pabansi 2 Yonif 2 (1994), Dandiv A Ron Pasis AAL (1995), Paopslat Korsis AAL (1995), Pasi 2 Yonif 2 Brigif 2 (1996), Pabandyalat sops Kormar (1998), Kasetum Kormar (1999), Pasops Lanmar Jakarta (2001).

Tahun 2002, ia dipercaya menjabat Danyonif 1 Pasmar 1 Surabaya, Pabanren Sops Kormar (2004), Kas Brigif 1 Pasmar 1 (2006), Asops Pasmar 1 Surabaya (2007), Patun Utama Seskoal (2008), Danlanal Cilacap (2008), Asrena Kormar (2010), Aslog Kormar (2011) dan Staf Ahli (Sahli) Panglima ”A” bidang Wilnas Koarmabar Jakarta (2011).

Adapun jenjang pendidikan militer yang telah dijalaninya antara lain AAL-32 (1987), Dikspespa Angkatan ke-3 (1990), Sus Kibi Angkatan ke-35 (1994), Suslapa II Inf TNI AD Angkatan ke-7 (1995), Sus PBU Athan Angkatan ke-8 (1998), Dikseskoal Angkatan ke- 38 (2000), Dikregsesko TNI Angkatan ke-39 (2012).

Sedangkan tanda jasa yang telah diraihnya selama mengabdi di TNI AL antara lain Satya Lencana (SL) Kesetiaan VIII, SL kesetiaan XVI, SL kesetiaan XXIV, SL Dwidya Sistha, SL Gom VII dan SL Dharma Nusa.

Menurut Dankobangdikal, sertijab yang ditandai penyerahan tongkat komando dan bendera pataka, merupakan rangkaian tour of duty dan tour of area di lingkungan TNI AL. Regenerasi kepemimpinan dan pergantian pejabat dalam suatu organisasi adalah adanya harapan dan semangat baru yang diusung oleh pejabat baru untuk lebih memajukan organisasi yang dipimpinnya.

”Keberhasialan organisasi bisa diukur dari adanya peningkatan sumber daya manusia yang profesional, hal ini tidak lepas dari pejabatnya sebagai Decision Maker yang memegang peran sentral dalam organisasi yang dibinanya,” terang pati bintang dua di pundak itu.

Kodikmar lanjutnya merupakan unsur pelaksana dan pembinaan Kobangdikal yang menyelenggarakan pendidikan lanjutan Perwira Marinir, Infanteri, Artileri, Kavaleri dan Bantuan tempur Marinir bertugas mengkaji dan mengembangkan doktrin operasi Amfibi tingkat taktik maupun operasi pertahanan pantai.

Sementara itu untuk penyerahan jabatan Komandan Puslatlekdalsen kepada Komandan kobangdikal, merupakan hal yang biasa dilingkungan organisasi TNI AL, hal ini di karenakan pejabat pengganti belum ada sedangkan pejabat lama harus berangkat dan melaksanakan tugas di tempat yang baru.

“Walaupun pejabat baru belum ada saya instruksikan kepada seluruh Staf Puslatlekdalsen Kobangdikal agar tetap bersemangat dalam melaksanakan tugas sehari hari sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga Puslatlekdalsen yang merupakan tempat berbagai simulator untuk Pelatihan siswa Kobangdikal tetap berjalan dengan semestinya,” pintanya.

(Pen Kobangdikal)

 

posted @ Friday, February 15, 2013 8:00 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page