Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

PANGLIMA TNI INSTRUKSIKAN ADANYA KONTIJENSI TANGGAP DARURAT KEBAKARAN HUTAN

 

Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. mengiinstruksikan kepada seluruh jajaran satuan TNI, termasuk jajaran komando kewilayahan untuk menyusun dan melaksanakan pemutakhiran rencana tindakan kontinjensi (contingency plan), rencana tanggap darurat (emergency response plan) dan rencana pemulihan (recovery plan) serta rencana latihan dan prosedur pengendalian hutan dan lahan.

Instruksi Panglima TNI tersebut disampaikan melalui amanatnya yang dibacakan Asisten Operasi (Asops) Kasal Laksamana Muda TNI Didit Herdiawan, M.P.A., M.B.A., selaku inspektur upacara pada Upacara Bendera 17-an yang dilaksanakan di Markas Besar Angkatan Laut (Mabesal), Cilangakap, Jakarta Timur, Rabu (17/7/2013).

Menurut Panglima TNI dalam amanatnya, bahwa sebagaimana instruksi Presiden Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2011 tentang peningkatan pengendalian kebakaran hutan dan lahan, khususnya daerah rawan yang menjadi perhatian kemungkinan kebakaran hutan, TNI senantiasa bersiaga dan melakukan langkah-langkah awal dalam mencegah dan mengurangi kasus-kasus kebakaran ladang dan bencana asap, yang dikerjasamakan dan koordinasikan dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya dalam konteks tugas perbantuan kepada pemerintah daerah. “TNI telah terlibat dalam satuan tugas pemadaman, dengan melibatkan 1.526 prajurit, mengerahkan 28 sortie penerbangan pesawat militer C-130 dan C-235 serta berbagai peralatan pemadaman,” jelas Panglima TNI dalam amanatnya.

Dalam upacara yang diikuti oleh sekitar 3000 peserta upacara yang terdiri dari prajurit TNI Angkatan Laut strata Perwira Tinggi, Perwira Menengah, Perwira Pertama, Bintara, Tamtama, dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang berdinas di jajaran Mabesal tersebut, Panglima TNI juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personil yang terlibat dalam bencana kebakaran hutan di Riau. “Untuk itu, selaku pimpinan TNI, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan atas kesungguhan pelaksanaan tugas tersebut. Semua itu kita lakukan, karena tanggung jawab kita, tanggung jawab untuk rakyat kita sendiri dan juga negara tetangga sekitar kita,” ujar Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E.

Menyikapi dinamika perkembangan situasi keamanan nasional pada kondisi tertib sipil, dalam kaitan penanganan konflik sosial dan tugas perbantuan TNI kepada Polri, lanjut Panglima TNI, telah diatur sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, yaitu Inpres Nomor 2 Tahun 2013 tentang Penanggulangan Gangguan Keamanan Dalam Negeri, sebagai landasan menyusun rencana aksi mulai dari pencegahan hingga pemulihan pasca konflik. “Sinkronkan dengan kesepakatan bersama MoU TNI-Polri tahun 2013 tentang Perbantuan TNI kepada Polri Dalam Rangka Memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat, sekaligus sebagai rujukan membangun sinergitas TNI-Polri dalam penanganan konflik sosial, sehingga tidak ada keraguan yang menghambat dalam pelaksanaan tugas, baik teknis maupun prosedural,“ tegas Panglima TNI.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

 

posted @ Thursday, July 18, 2013 10:13 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page