Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

PUCUK PIMPINAN LANAL MAUMERE DISERAHTERIMAKAN

 

Komandan Pangkalan Utama TNI AL VII Kupang Laksma TNI Karma Suta, SE memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Lanal Maumere dari pejabat yang lama Kolonel Laut (P) Ir. Suroso Hadi Wibowo kepada penggantinya Letkol Laut (P) Andy Willy, Jumat (01/06/2012).

Dalam sambutannya Danlantamal VII mengatakan bahwa, upacara serah terima jabatan merupakan proses regenerasi dalam sebuah organisasi. Terkait dengan hal tersebut, serah terima jabatan komandan pangkalan TNI AL Maumere yang kita selenggarakan pada hari ini, diharapkan akan membawa semangat baru dalam lingkungan organisasi pangkalan TNI AL Maumere, sehingga output atau keluaran yang dihasilkan akan berpengaruh positif terhadap peningkatan kualitas kinerja organisasi TNI Angkatan Laut secara menyeluruh dan mempunyai dampak positif terhadap masyarakat.

Kedudukan pangkalan TNI Angkatan Laut sebagai ujung tombak pelaksanaan fungsi pertahanan khususnya pertahanan matra laut, memikul beban dan tanggung jawab yang tidak ringan untuk   menghadapi permasalahan–permasalahan aspek maritim yang beragam dan sangat kompleks, seperti; penangkapan ikan secara ilegal dan atau menggunakan bahan peledak yang dapat merusak terumbu karang, penyelundupan barang dan orang, senjata api, hewan yang dilindungi, konflik sosial di daerah yang menjadikan laut sebagai media infiltrasi, ekstraksi aksi kejahatan lewat laut, hingga tingginya resiko kecelakaan di laut akibat minimnya sarana bantu keselamatan dan navigasi.

Oleh karena itu terhadap semua perwira yang dipercaya untuk mengemban tugas sebagai komandan pangkalan mutlak dituntut untuk mampu berperan secara optimal dan terus berupaya melakukan langkah–langkah kreatif dan inovatif dalam menghadapi tantangan tugas. Banyak celah di perairan Flores dari utara  dengan pulau Sulawesi, dari barat yaitu Sumbawa dan dari timur dengan RDTL yang memungkinkan menjadi jalur imigran gelap  dengan tujuan australia. Untuk itu laksanakan antisipasi dini serta koordinasi yang baik antar intansi terkait serta laksanakan fungsi pembinaan dengan mengedepankan langkah persuasif. Laksanakan pengawasan yang optimal dengan menjadikan pos pengamat TNI AL sebagai mata dan telinga bagi pelaksanaan tugas operasi Kamla yang dilaksanakan oleh unsur KRI maupun KAL.

Perairan Nusa Tenggara Timur dan sekitarnya kaya akan sumber daya alam yang sangat besar, terutama disektor perikanan dan wisata kebaharian. Dalam pengelolaan sumber daya dibutuhkan jaminan keamanan yang memadai, apalagi posisi Lanal Maumere  sangat strategis dalam memberikan dukungan logistik operasional unsur-unsur TNI Angkatan Laut yang beroperasi di laut Sawu, laut Banda dan laut Flores yang merupakan lintasan jalur ALKI III, serta berbatasan langsung dengan RDTL. Lanal Maumere mempuyai unggulan wisata berupa hewan komodo yang masuk yayasan New Seven Wonder sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, kita harus ikut mengamankan termasuk taman konservasi yang telah ditetapkan oleh pemerintah serta turut menjaga dan melestarikan dengan bekerja sama dan berkoordinasi dengan instansi pemerintah lainnya.

Terkait dengan hal tersebut TNI Angkatan Laut menetapkan visinya, yaitu          “ Terwujudnya TNI AL yang handal dan disegani  “. Bukan hal mustahil untuk mewujudkan  visi tersebut karena indonesia adalah negara kepulauan terbesar di dunia, kita harus memiliki Angkatan Laut yang handal dalam berbagai situasi dan tantangan teknologi untuk tetap tegaknya NKRI sehingga membuat negara-negara lain menjadi segan. Keberadaan Angkatan Laut tidak hanya untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia semata, namun untuk menjaga kehormatan bangsa, melindungi dan mengamankan sumber daya alam yang terkandung di dalamnya serta mampu memberikan jaminan keamanan di laut bagi para penggunanya.    

Sebelum menjabat Komandan Lanal Maumere yang baru, Letkol Laut (P) Andy Willy sebelumnya melaksanakan tugas di Subdis Minpers, Ditjian Minlog, Pusjianstra TNI, Mabes TNI. Sedangkan Pejabat lama Kolonel Laut (P) Suroso Hadi Wibowo nantinya akan menempati jabatan baru sebagai Gumil utama, Pok Gadik, Kobangdikal.

Hadir dalam upacara sertijab tersebut antara lain Wadan Lantamal VII Kolonel Laut (P) Ketut Arya Budana,SE.  Danlanal Mataram Kolonel Marinir Donar Ph. Rompas, Danlanal Pulau Rote Letkol Laut (P) Patkuryanto, para asisten Danlantamal VII, Danyonmarhanlan VII, serta tamu undangan lainnya.

(Pen Lantamal VII)

posted @ Monday, June 04, 2012 11:47 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page