Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

LAKSMA TNI DJOKO TEGUH WAHOJO JABAT DANKOBANGDIKAL


Jabatan Komandan Komando Pengembangan Pendidikan Angkatan Laut (Dankobangdikal) diserahterimakan dari Laksamana Muda TNI Sadiman, S.E., kepada penggantinya Laksamana Pertama TNI Djoko Teguh Wahojo, pada upacara serah terima jabatan (sertijab) dengan inspektur upacara Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno bertempat di lapangan Laut Maluku, Kobangdikal, Surabaya, Selasa (19/6).

Laksamana Pertama TNI Djoko Teguh Wahojo yang dilahirkan di Jombang, Jawa Timur, tanggal 4 Juni 1958, dan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-28 tahun 1983, sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Komando Armada RI Kawasan Timur (KS Koarmatim), sedangkan Laksamana Muda TNI Sadiman, S.E. yang dilahirkan di Kulon Progo, Jawa Tengah, tanggal 1 Februari 1956 selanjutnya akan menjabat sebagai Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar).

Kasal Laksamana TNI Soeparno dalam amanatnya mengatakan, bahwa jabatan merupakan wujud kepercayaan dan kehormatan dari pemimpin TNI Angkatan Laut, sekaligus amanah yang harus dijawab dengan tekad dan semangat untuk terus memajukan TNI Angkatan Laut. “Pengalaman dan prestasi yang telah ditunjukkan selama ini, saya yakin Laksamana akan mampu melaksanakan tugas ini dengan baik. Prestasi dan keberhasilan yang telah dicapai oleh pejabat lama hendaknya tetap dipelihara, dipertahankan, dan ditingkatkan, sehingga kinerja organisasi akan semakin meningkat dari waktu ke waktu,” tegas Kasal menekankan.

Pada bagian lain amanatnya, Kasal mengatakan, bahwa keberhasilan tugas TNI Angkatan Laut pada hakikatnya bertumpu pada kualitas personel yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan sebagai pengawak organisasi, yang memiliki kualitas moral dan intelektual sebagai cerminan tingkat profesionalitas dan kejuangan prajurit matra laut. Peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan TNI Angkatan Laut, merupakan salah satu prioritas dari sasaran pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut.  “Untuk mewujudkan hasil didik yang berkualitas, bermoral dan profesional, dibutuhkan pengembangan dan perbaikan melalui modernisasi sepuluh komponen pendidikan, diantaranya peningkatan kurikulum pendidikan, paket instruksi, tenaga pendidik, alins (alat instruksi) dan alongins (alat penolong instruksi), serta fasilitas pendidikan secara bertahap dan berlanjut,” kata Kasal.

Seiring dengan kebijakan dan strategi pembinaan yang diimplementasikan ke dalam suatu kebijakan dasar pembangunan TNI Angkatan Laut menuju Minimum Essential Force (MEF), dan pengadaan berbagai jenis Alutsista yang akan miliki dalam waktu dekat ini, lanjut Kasal, harus diimbangi dengan penyiapan personel pengawak, agar nantinya mampu mengawaki serta memelihara alutsista tersebut secara optimal.

Kasal juga mengungkapkan, untuk menjawab tantangan tugas, TNI Angkatan Laut menempatkan lembaga pendidikan sebagai ujung tombak dalam mendidik dan menyiapkan sumber daya manusia yang dimiliki melalui suatu proses penyelenggaraan pendidikan didukung tenaga pendidik yang profesional dan berkualitas dalam rangka mendukung terwujudnya TNI Angkatan Laut yang handal dan disegani.

Upacara sertijab diakhiri dengan defile yang dipimpin oleh Komandan upacara Letnan Kolonel Marinir David Chandra Viasco, yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Sekolah Bintara Pusdikbanpur Kodikmar, berturut-turut pasukan defile melintasi mimbar irup diantaranya, Kompi Gabungan Perwira Siswa Kobangdikal, Kompi Gabungan Pusdiksus Kodikopsla, Batalyon Siswa Diktupa, Batalyon Srikandi Laut Wilayah Surabaya, Korps Wanita, Batalyon Pomal, Batalyon Marinir, dan Batalyon PNS.

Turut hadir pejabat Muspida Jawa Timur, pejabat teras Mabesal, para Pangkotama jajaran TNI AL,  Ketua Umum Jalasenastri, serta undangan lainnya.


posted @ Tuesday, June 19, 2012 3:35 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page