Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

45 SISWA DIKMABA POMAL BERHAK PAKAI BARET BIRU

 

Sebanyak 45 siswa Pendidikan Pertama Bintara Prajurit Karier (Dikmaba PK) TNI AL angkatan ke-31 yang digembleng di Pusat Pendidikan Polisi Militer (Pusdikpomal), Kobangdikal berhak memakai ‘Baret Biru’  (baret Korps Pomal :red).

Prosesi pembaretan yang baru pertama kali dilaksanakan tersebut, disematkan Komandan Pusat Pendidikan polisi Militer Kolonel Laut (PM) Syahril Bakhri, S.H. M.A.P., di Pantai Kenjeran,  Surabaya, Selasa (3/7/2012).

Menurut Komandan Pusdikpomal, baret merupakan kelengkapan tenue bagi personil Polisi Militer Angkatan Laut, diberikan kepada siswa yang telah layak sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta siap ditugaskan di lingkungan kepolisian militer baik sebagai provost maupun sebagai pengawak Polisi Militer.

“Jadikan baret tersebut sebagai kebanggaan korps dan kecintaan terhadap pengabdian sebagai Polisi Militer Angkatan Laut,”terang Komandan Pusdikpomal.

Perkembangan lingkungan yang cepat dan dinamis lanjutnya, menuntut aparat penegak hukum militer  khususnya personel Pomal, untuk berbenah diri dengan cara menjadi polisi militer yang berkualitas dan professional.

“Selain berkulitas dan profesianal dalam bidang penegakan hokum, personel Pomal juga dituntut untuk menjadi panutan dan teladan dalam aturan dan tata tertib yang berlaku di TNI/TNI AL dengan menjunjung tinggi Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Trisila TNI AL,” pintanya .

Menurutnya, dalam menjalankan pengabdian kepada Negara dan bangsa, sosok seorang Pomal berbeda dengan prajurit lainya, personil Pomal dituntut untuk mewujudkan jati diri sebagai prajurit professional, tertib, disiplin, tegas, lugas dan berwibawa serta menjadi teladan bagi prajurit lainnya dalam bidang kedisiplinan dan ketertiban.

Selain mewujudkan jati diri tersebut, Imbuhnya, personel  Pomal juga dituntut memiliki kualitas moral yang baik dengan senantiasa menunjukan tingkah laku yang jujur, bersih dan baik dalam perkataan maupun perbuatan.

Konsekwensinya, tambahnya lagi, adalah  mendapatkan tindakan dua kali lipat, bila personel Pomal melakukan tindakan melawan hukum, tidak disiplin dan tidak taat aturan, karena mereka sebagai penegak hukum.

(Pen Kobangdikal).

 

posted @ Tuesday, July 03, 2012 7:50 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page