Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

DARMA BAKTI RAMBE, LULUSAN TERBAIK DIKTUKPA TNI AL ANGKATAN KE-41

 

Masa penantian selama 11 bulan dalam penggemblengan keras, berat, dan melelahkan kini berbuah manis bagi Darma Bakti Rambe, pasalnya ia dinobatkan sebagai lulusan terbaik dari 195 siswa Pendidikan Pembentukan Perwira (Diktukpa) TNI AL XLI dan resmi ditutup, Rabu (19/9/2012).

Upacara Penutupan Pendidikan Siswa Diktukpa TNI AL angkatan ke-41 ini dipimpin Komandan Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut (Dankobangdikal) Laksamana Muda TNI Djoko Teguh Wahojo di gedung Moeljadi, Kobangdikal.

Bahkan bagi Darma, Diktukpa ini sekaligus menjadi hadiah ulang tahun terindah pria kelahiran 17 September 1977 diusianya yang ke 44 tahun. “Ini merupakan kado istimewa bagi saya, alhamdullah,” ungkap pria asal Sumatera Barat ini.

Selain berhasil lulus dengan pangkat Letnan Dua, diapun berhasil menyabet predikat terbaik dan berhak atas medali “Jala Wira Adhiguna” yang merupakan impian bagi perwira lulusan Diktukpa ini.

Dankobangdikal mengatakan, upacara Tupdik ini selain menandai berakhirnya masa pendidikan Diktukpa XLI TA. 2011, juga merupakan wujud pengakuan dan penghargaan pemimpin TNI AL terhadap keberhasilan para siswa dalam mengikuti pendidikan perubahan status bintara ke perwira yang ditandai dengan pelantikan dan penyumpahan perwira dalam suatu upacara Prasetya Kamis mendatang, oleh Kasal Laksamana TNI Soeparno.

Orang nomor satu dijajaran Kobangdikal ini mengingatkan, selain berubahnya status dari bintara menjadi perwira, sekaligus menuntut perubahan pola pikir, pola sikap dan pola tindak layaknya seorang perwira.

keberhasilan menyelesaikan pendidikan merupakan langkah awal yang perlu disyukuri, dan selanjutnya segera menyiapkan diri untuk menghadapi tugas-tugas berat berikutnya yang penuh tantangan.

“Jadikan keberhasilan ini sebagai cambuk untuk memotivasi diri, tekadkan dalam diri kalian, pendidikan berat 11 bulan berhasil dilewati, berarti harus mampu pula menghadapi setiap tugas yang dibebankan nanti di medan penugasan sesungguhnya,” pesannya.

Menurutnya, perubahan sikap ini sangat penting, mengingat sebagai perwira muda, akan terlibat langsung dalam setiap kegiatan yang dilakukan oleh anak buah, sehingga seorang perwira akan dituntut untuk memiliki “leadership follow me” yang baik, dengan didukung kemampuan teknis profesi yang memadai sesuai korps masing-masing.

Perwira Tinggi (Pati) kelahiran Jombang ini pun meyakini bahwa bekal pengetahuan yang telah diperoleh selama pendidikan, tidak akan berarti apa-apa, jika tiap personel tidak mampu menerapkannya di lapangan penugasan.

“Untuk itu, tingkatkan dan kembangkan bekal yang didapat dengan pengalaman yang dimiliki, agar kelak menjadi sosok perwira TNI AL yang benar-benar handal, bermoral, profesional dan berani,” serunya.

(Pen Kobangdikal)

 

posted @ Wednesday, September 19, 2012 3:28 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page