Kepulauan Natuna yang terletak di laut Cina selatan merupakan wilayah NKRI banyak menyimpan potensi kekayan sumberdaya alam seperti minyak bumi, ikan dan kekayaan alam lainnya, hal ini memerlukan pengamanan baik lewat laut, udara dan darat, untuk menjamin keamanan tersebut secara berkesinambungan TNI selalu konsisten untuk mengamankannya.
Dalam waktu dekat tepatnya 22 Oktober 2007 mendatang TNI yang tegabung dalam gugus tugas PPRC TNI 2007 Pasukan Pemukul Reaksi Cepat yang terdiri dari, TNI AD, TNI AL dan TNI AU akan melakukan latihan Operasi Amphibi dan Operasi Linud Lintas Udara didaerah kepulauan Natuna.
Upacara pembukaan Latihan PPRC 2007 dibuka langsung oleh Pangkostrad Letjen TNI Erwin Sujono mewakili Panglima TNI, berlangsung dalam satu upacara di Markas Divisi 2 Kostrad Malang, serta dihadiri Komandan PPRC Mayjen TNI Joko Susilo Utomo, Danguspurlatim Laksma TNI Arif Rudianto serta beberapa pejabat TNI ketiga angkatan, Selasa (11/9)
Dalam amanatnya Pangkostrad Letjen TNI Erwin Sujono mewakili Panglima TNI mengatakan bahwa untuk mencermati dinamika perkembangan lingkungan global yang sarat oleh kepentingan dan tujuan suatu negara dalam rangka mencermati peluang-peluang demi terjaminnya kepentingan domestik mereka, memerlukan antisipasi dan prediksi serta analisa yang tajam dalam mengolah dan menghitung dengan cermat bagaimana perubahan–perubahan dan manuver-manuver kepentingan tersebut dipantau dan dihadapi secara tepat dan benar.
Dihadapkan pada perkembangan situasi dan kondisi tersebut serta untuk mengantisipasi dan merespon kontijensi yang mungkin terjadi, satuan-satuan PPRC TNI yang dipersiapkan dalam rangka memberikan efek penangkalan dan penindakan awal kepada pihak-pihak yang akan mengganggu kepentingan, kedaulatan, dan keutuhan NKRI mutlak harus disiapkan dan menjamin kesiagaanya. Pasukan ini harus mampu digerakan dalam jangkauan yang luas dan waktu cepat mungkin.
Tugas PPRC TNI di masa mendatang jelas akan semakin berat dan kompleks.apalagi dihadapkan pada keterbatasan yang kita alami dewasa ini. Namun kita harus yakin bahwa tugas-tugas tersebut akan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya jika secara sungguh-sungguh latihan demi latihan yang dilakukan para prajurit dilaksanakan dan menjadi nafas kehidupan prajurit sehari-hari.
Jaminan ini hanya dapat dicapai bila seluruh satuan jajaran TNI mampu memelihara kesiapsiagaan operasionalnya, melalui berbagai kegiatan latihan yang terprogram dan terukur sesuai dengan tugas yang menjadi tanggung jawabnya. Berlatihlah sebagai mana kita hadapi peperangan yang sebenarnya. PPRC TNI 2007 yang diselenggarakan ini merupakan rangkaian kegiatan Gladi Mako yang diselenggarakan oleh kotama-kotama operasional pada saat merumuskan rencana tindakan menghadapi kontijensi, serta aplikasi rencana operasi yang telah dikaji pada Rakor tentang Rekon yang lalu.
Dikatakan pula bahwa Gladi Mako dan Gladi Lapangan PPRC TNI 2007 kali ini selain untuk mengukur kesiapan dan kesiagaan operasional PPRC TNI sekaligus langkah awal dalam rangka persiapan latihan gabungan TNI tahun 2008 yang akan datang.
Pada akhir amanatnya Panglima TNI menekankan bahwa latihan ini paling tidak harus dapat memenuhi sasaran-sasaran normatif antara lain Pertama, pada aspek strategis terwujudnya konsep strategis penangkalan penindakan awal atau penghancuran musuh sebagai aplikasi operasional dari rencana operasional untuk melaksanakan operasi PPRC TNI.. Kedua, pada aspek operasional tersusun dan terujinya rencana operasi PPRC TNI, yang sewaktu-waktu harus dapat diaplikasikan untuk menghadapi kontijensi nyata dilapangan. Ketiga, Dari aspek taktik, teknik dan prosedur yaitu tercapainya keterpaduan kemampuan baik perorangan maupun satuan tugas yang tergabung dalam PPRC TNI, menyusun rencana koordinasi dan melaksanakannya antar suatu tugas, dilapangan. Keempat, Aspek psikologi merupakan asfek penting agar tercipta hubungan emosional yang harmonis dan saling pengertian serta semangat kebersamaan dan kebanggaan sebagai prajurit TNI. Kelima, pada aspek litbang, untuk menempatkan temuan-temuan sebagai bahan masukan dalam rangka penyusunan kirbangkuat, dan probangkuat dihadapkan pada tugas-tugas mendatang.