TNI Angkatan Laut (TNI AL) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. sepakat menandatangani Piagam Kesepakatan Bersama (PKB) mengenai Pemanfaatan Jasa Layanan Perbankan khususnya di bidang layanan pembayaran gaji melalui rekening perorangan, yang merupakan langkah efisien dan efektif dari sistem penggajian di lingkungan TNI AL, khususnya di lingkungan Korps Marinir (Kormar) dan Komando lintas Laut Militer (Kolinlamil). Penandatangan PKB TNI AL dan Bank BNI dilaksanakan di Gedung Utama Mabes TNI Angkatan Laut, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa (25/5). Pada kesempatan ini Kepala Staf Angkatan Angkatan Laut (Kasal), Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. dan Direktur Utama PT Bank BNI (Persero) TBK, Bapak Gatot Mudiantoro Suwondo, hadir sebagai wakil masing-masing pihak dalam penandatanganan PKB.
Dalam sambutannya Kasal menyampaikan PKB ini merupakan langkah penting dalam upaya memberikan kemudahan kepada seluruh anggota TNI AL dan sebagai bentuk perwujudan kebijakan pemimpin TNI AL dalam rangka mensejahterakan personel beserta keluarganya. Kegiatan ini juga dilaksanakan karena dalam pengelolaan keuangan negara yang berakibat terjadinya penerimaan dan pengeluaran uang negara perlu dipertanggung jawabkan penggunaannya.
Saat ini PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) merupakan salah satu bank terbesar dan telah memiliki lima cabang luar negeri. BNI memiliki 1.267 cabang dan sentral kredit yang tersebar di seluruh Indonesia serta 57 cabang Syariah. Untuk jaringan elektronik, BNI memiliki 4.025 ATM ditambah 10.000 ATM LINK dan 15.000 ATM Bersama serta fasilitas phonebanking 24 jam BNI Call. Semua upaya dan inovasi itu diperuntukkan untuk memberikan layanan prima dan solusi yang bernilai tambah kepada seluruh nasabah serta selaku mitra pilihan utama dan diharapkan Bank BNI mampu memenuhi kebutuhan personel TNI AL dalam menggunakan jasa perbankan khususnya dalam sistem penggajian.
Pada bagian lain, Direktur Bank BNI dalam sambutannya mengatakan bahwa BNI merupakan bank yang mempunyai komitmen kuat dalam pengembangan Alat Utama Sistem Senjasta (Alutsista), dimana BNI telah mendukung perusahaan-perusahaan yang terkait dengan pertahanan Negara, seperti PT PAL, PT Pindad dan PT Dirgantara.
Pada akhir sambutannya, Kasal menyampaikan bahwa ke depan hasil dari kerja sama ini dapat dioperasionalkan dengan langkah-langkah nyata, sehingga mampu memberikan kontribusi positif kepada prajurit TNI AL, terutama di jajaran Kormar dan Kolinlamil. Dengan ditandatanganinya piagam kesepakatan bersama ini, maka gaji personel TNI AL dalam hal ini jajaran Kormar dan Kolinlamil diharapkan sudah dapat dibayarkan melalui rekening perorangan di Bank BNI terhitung mulai bulan Juli 2010.
PKB ini akan berlaku untuk jangka waktu 5 (lima) tahun terhitung sejak tanggal penandatanganan. Turut hadir menyaksikan dalam acara penandatangan PKB ini dari TNI AL adalah Wakasal, Laksamana Madya TNI Suparno, Para Asisten Kasal, Para Pangkotama Wilayah Barat dan Pejabat Teras Mabesal, sedangkan dari pihak Bank BNI, turut hadir Para Direktur Bank BNI serta para staf Bank BNI.
Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.