Contact us      Link     Video          


           
Refrensi

Current Articles | Categories | Search | Syndication

PASIS SESKOAL SUSREG 46 KUNJUNGI LANTAMAL IV


Komandan Lantamal IV Laksamana Pertama TNI Marsetio MM menerima kunjungan 43 pasis Seskoal Susreg 46 dan didampingi oleh 5 patun di Aula Yos Sudarso Batu Hitam Tanjungpinang Kepulauan Riau, Senin (5/5).
 
Dalam Sambutannya, Laksma TNI Marsetio mengatakan, ia menyambut gembira serta mengucapkan selamat datang di Lantamal IV Tanjungpinang dan  terima  kasih atas  kepercayaan Komandan Seskoal untuk memilih Lantamal IV sebagai lokasi kunjungan pasis Seskoal Susreg 46, karena dengan kunjungan ini bisa bertatap muka dan berdialog langsung dengan perwira-perwira pilihan, calon-calon pemimpin TNI/TNI AL di masa depan.
 
Lebih lanjut Danlantamal IV menjelaskan tentang tugas pokok Lantamal IV yakni menyelenggarakan dukungan logistik dan administrasi bagi unsur-unsur TNI AL, pembinaan potensi nasional menjadi kekuatan pertahanan keamanan negara di bidang maritim dan pembinaan teritorial matra laut serta tugas-tugas lain berdasarkan kebijakan pimpinan TNI AL.
 
Selain itu, ia mengungkapkan kondisi geografis wilayah tugas Lantamal IV sebagian besar merupakan lautan dan berbatasan langsung dengan beberapa negara tetangga, sehingga rawan terhadap berbagai tindak pidana di laut dan perlu mendapat pengawasan yang lebih intensif dan kerja sama antar negara tetangga dalam upaya menciptakan keamanan perairan perbatasan.
 
Mengakhiri sambutannya, Danlantamal IV menyampaikan beberapa arahan, dengan harapan bermanfaat sebagai bekal dalam penugasan para pasis yang kompleks dan multi dimensional nantinya. Kondisi tersebut memerlukan wawasan kepemimpinan yang secara umum  harus didukung dengan tingkat kualitas moral, mental dan profesionalisme yang tinggi serta memiliki beberapa kriteria  pokok, yaitu kesetiaan total terhadap nilai-nilai hakiki bangsa Indonesia yakni Pancasila dan UUD 1945, serta nilai-nilai luhur TNI seperti yang terkandung dalam Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan Delapan Wajib TNI, dan kemampuan untuk mengambil keputusan yang cepat dan tepat pada saat menghadapi situasi kritis, keberanian untuk memikul tanggung jawab dan rela berkorban demi kepentingan yang lebih besar, serta kejujuran dan semangat yang tinggi dalam melaksanakan tugas dan mampu menjadi suri tauladan.
 
“Tuntutan kemampuan kepemimpinan ini mempersyaratkan pengembangan diri yang harus dilakukan sejak dini. Pembekalan melalui pendidikan berupa teori akademik, tidak pernah lengkap untuk menjawab tantangan masa depan. Pendidikan hanya merupakan bagian kecil dari upaya pengembangan kemampuan kepemimpinan. Upaya ini, masih harus dilengkapi dengan pengembangan integritas pribadi secara bulat dan utuh,” pungkas Laksma TNI Marsetio. (Pen Lantamal IV)

posted @ Tuesday, May 06, 2008 2:36 PM by

Previous Page | Next Page

COMMENTS

Currently, there are no comments. Be the first to post one!
You must be logged in to post a comment. You can login here