Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

KASAL LAKSAMANA TNI SOEPARNO DILEPAS RIBUAN PRAJURIT MARINIR

 

Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Soeparno dilepas oleh ribuan prajurit Marinir di Kesatrian Sutedi Senaputra Bhumi Marinir Karangpilang, Surabaya, Rabu (26/12/2012).

Pelepasan Kasal dilaksanakan dalam bentuk Apel Khusus yang diikuti oleh pejabat teras Korps Marinir dan ribuan prajurit Korps Marinir. Apel Khusus yang dilaksanakan cukup khidmat ini juga dihadiri Wakasal Laksamana Madya TNI Marsetio, para pejabat teras Mabesal, para Pangkotama TNI AL dan Ketua Umum Jalasenastri Ny. Lilik Soeparno.

Di depan ribuan prajurit Korps Marinir, Kepala Staf Angkatan Laut mengatakan bahwa saat ini mengingatkan ke peristiwa dua tahun silam, tepatnya 2 November 2010, pada hari itu merupakan hari yang sangat bersejarah dalam perjalanan pengabdiannya di TNI AL, pada hari itu dengan rasa bangga, Laksamana TNI Soeparno diangkat menjadi warga kehormatan Korps Marinir, sebuah Korps yang begitu besar, Korps dengan sejarah pengabdian yang panjang dengan penuh warna. Hari itu menjadi bersejarah karena menjadi warga kehormatan Korps Marinir adalah dambaan dan impian setiap perwira Angkatan Laut.

Hari ini, lanjutnya, Laksamana TNI Soeparno berdiri di hadapan para prajurit Korps Marinir untuk terakhir kalinya sebagai pemimpin TNI AL, dengan diliputi rasa haru yang mendalam, tiba saatnya di acara parade perpisahan ini, Laksamana TNI Soeparno selaku pemimpin TNI Angkatan Laut yang sekaligus sebagai warga kehormatan mohon diri dan mohon pamit.

”Secara struktural memang kita harus berpisah tetapi secara kultural dalam ikatan keluarga Korps Marinir, kita tidak akan pernah terpisah selama hayat masih dikandung badan, saya masih tetap sebagai keluarga besar Korps Marinir walaupun hanya menjadi warga kehormatan namun saya merasa menjadi prajurit korps Marinir sejati,” tegasnya.

Disamping itu, setelah purna tugas kelak, jika Korps memanggil, Laksamana asli Sambikerep Surabaya tersebut siap memakai helm, memanggul ransel, mengangkat senjata bersama-sama dengan prajurit Korps Marinir, mendarat di pantai musuh serta mengobrak ngabrik pertahanan musuh yang mengancam kedaultan Negara Kesatuan Republik Indonesia, sebagai seorang pertarung yang rela mengorbankan jiwa raga demi kejayaan tanah air indonesia.

Selanjutnya orang nomor satu di TNI AL tersebut mengatakan bahwa selama memimpin TNI Angkatan Laut telah menyaksikan betapa membanggakan sepak terjang prajurit Korps Marinir yang senantiasa hadir disetiap palagan baik didalam maupun diluar negeri, dengan membawa panji-panji keberhasilan. Disamping itu, kiprah yang demikian hebat membuat gentar lawan dan bakal lawan. Hasil gemilang dan membanggakan tersebut tentunya tidak terlepas dari kerja keras, keikhlasan dan kebersamaan yang menjadi jati diri Korps Marinir serta telah terpatri dalam diri prajurit baret ungu, kesemuannya itu melahirkan keyakinan dalam diri Laksamana TNI Soeparno bahwa Korps Marinir akan mampu untuk menghadapi seberat apapun tantangan tugas dimasa mendatang.

”Sebelum kaki ini melangkah meninggalkan Ksatrian Marinir Sutedi Senaputra yang penuh wibawa ini, perkenankan saya menyampaikan ungkapan tulus dari jiwa keprajuritan yang telah terpatri selama menjadi perwira Angkatan Laut, bahwa kalian adalah prajurit-prajuritku yang sungguh hebat dan mengagumkan, yang saya tahu Marinir adalah prajurit terbaik di negeri ini,” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Laksamana TNI Soeparno menyampaikann ucapan terima kasih dan penghargaan yang tinggi atas loyalitas, dedikasi dan pengabdian serta dukungan yang tulus selama Laksamana TNI Soeparno memimpin TNI Angkatan Laut.

Usai Apel Khusus dilanjutkan dengan acara tradisi pelepasan Kasal, Kasal beserta Ibu Lilik Soeparno didampingi Dankormar Mayor Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington dan Ny. Mediastuti Faridz Washington menuju lapangan Apel untuk melaksanakan prosesi pelepasan, diawali dengan pengalungan bunga oleh Putra-putri prajurit Marinir kepada Kasal dan Ny. Lilik Soeparno. Setelah itu Kasal beserta Ny. Lilik Soeparno menaiki BTR-50 dengan dilepas oleh ribuan prajurit Korps Marinir, Jalasenastri, yaitu melewati lorong yang dibentuk dengan menggunakan kendaraaan tempur yang dimiliki Korps Marinir dengan diiringi musik dan lagu Seraut Wajah oleh artis Ebiet G. Ade, sesampainya di depan ruang VIP Menbanpur-1 Mar, Laksamana TNI Soeparno berkesempatan menuliskan pesan di prasasti, dalam pesan tersebut Kasal menyampaikan, “Teruskan Perjuanganmu, Prajuritku yang gagah Perkasa, Saya Bangga pernah memimpin kalian, Jadilah prajurit Petarung yang Relegius dan Humanis”, setelah itu dilanjutkan pemberian cendera mata dari prajurit baret ungu kepada Kasal. Setelah itu Laksamana TNI Soeparno dan keluarga berjalan kaki dilepas dengan iringan musik rebana yang melewati lorong ribuan prajurit baret ungu sampai pos penjagaan Ksatrian Sutedi Senaputra Karangpilang.

(Dispen Kormar)

posted @ Thursday, December 27, 2012 8:52 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page