Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

251 SISWA PENDIDIKAN PEMBENTUKAN BINTARA TNI AL SELESAIKAN DIKSARIT

 

Sebanyak 251 orang siswa Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukpa) TNI AL Angkatan ke-42 berhasil melewati tiga bulan masa sulit pada Pendidikan Dasar Keprajuritan (Diksarit) di Pusat Latihan dan Pendidikan Dasar Kemiliteran (Puslatdiksarmil) Komando Pengembangan dan Pendidikan Angkatan Laut yang berlokasi di Juanda.

Berakhirnya Diksarit tersebut ditandai dengan upacara penutupan pendidikan dan penyematan pangkat Sersan Dua (Serda) kepada perwakilan siswa oleh Komandan Kobangdikal Laksda TNI Djoko Teguh Wahojo di lapangan Candradimuka Puslatdiksarmil, Juanda, Jumat (8/2/2013)

Usai tahap Diksarit, ke 251 siswa tersebut akan melanjutkan pendidikan kejuruan di Komando Pendidikan (Kodik) yang membawahi Pusdik-Pusdik sesuai korps masing-masing selama enam sampai delapan bulan ke depan.

Dari jumlah siswa bintara jalur regular tersebut, 84 orang diantaranya akan melanjutkan pendidikan di Komando Pendidikan Dukungan Umum (Kodikdukum) Bumimoro Kobangdikal yang terbagi dalam lima Pusdik antara lain Pusdik Kesehatan, Pusdik Teknik, Pusdik Elektronika, Pusdik Bantuan Administrasi, dan Pusdik Polisi Militer.

72 orang siswa korps Pelaut, akan melanjutkan pendidikan kejuruannya di Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla) yang berlokasi di ujung Surabaya. Mereka akan digembleng kembali di lima sekolah yang berada di bawah Pusdikpel. Kelima sekolah tersebut antara lain Senavbah, Sekomal, Seart Sesenbar dan Senerbal.

Sementara itu Komando Pendidikan Marinir (Kodikmar) yang berlokasi di Gunungsari, mendapatkan 95 orang dan akan menempuh pendidikan di empat pusdik antara lain Pusdikif, Pusdikart, Pusdikkav dan Pusdikbanpur.

Menurut Komandan Kobangdikal, perjuangan untuk menjadi seorang bintara tidaklah mudah. tidak hanya pengetahuan akademik, tekad, dedikasi, loyalitas dan semangat pengadian yang tinggi, namun juga memerlukan kesehatan fisik yang prima.

”Walau sudah tua yang rata-rata berumur 38 tahun, bahkan ada yang umur 44, namun saya yakin anda akan tetap menjaga kesehatan dan kebugaran dengan rajin berolah raga,” terang pamen dengan melati tiga di pundak ini.

Setelah menempuh Diksarit, lanjutnya siswa akan menempuh pendidikan kejuruan selama 6 sampai 8 bulan ke depan di pusdik-pusdik terkait sesuai korps masing-masing, untuk memperdalam dan me-refresh kembali ilmu pengetahuan dan keterampilan sesuai korps yang dimiliki yang pernah diterima saat pendidikan pertama serta berdinas .

“Dengan slogan bintara tulang punggung kesatuan, saya yakin bekal dan pengalaman anda selama dinas di TNI AL akan mampu menjembatani atasan dan bawahan.” lanjutnya.

Di sisi lain Pati bintang dua di pundak tersebut menekankan pentingnya peningkatan moralitas dan keimanan kepada Allah SWT disamping kesehatan kesamaptaan jasmani dalam mencetak prajurit yang bermoral, profesional dan berani.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Wadan Kobangdikal Brigjen TNI Sturman Panjaitan, Komandan Puslatdiksarmil Kolonel Marinir Enjang Suryana, Direktur Pengkajian dan Pengembangan (Dirjianbang) Kobangdikal Kolonel Laut (P) Rudwin Thalib, Direktur Personil (Dirpers) Kolonel Laut (P) Syamsul Rizal dan pejabat terasa Kobangdikal lainnya.

(Pen Kobangdikal)

posted @ Monday, February 11, 2013 9:12 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page