|
|
|
 |
|
Terpilihnya Cakad dan Caba TNI AL T.A 2012 di Maluku merupakan sebuah kompetisi seleksi yang kompetitif, oleh karena itu bagi para calon pendaftar di tahun yang akan datang, ingin mendaftarkan diri sebagai prajurit TNI AL, harus mempersiapkan diri dari segi fisik, kesehatan jasmani dan rohani, psikologi, serta mempersiapkan mental. Join the Navy to see the world, kata tersebut merupakan kata motivasi bagi adik-adik yang belum berhasil lolos dalam penerimaan TNI AL T.A 2012.
Kegagalan adalah suatu keberhasilan yang tertunda. Tetap semangat dalam meraih impian. Lantamal IX sebagai Pangkalan Utama TNI AL IX setiap tahunnya membuka peluang bagi putra – putri Maluku untuk menjadi Cakad dan Caba TNI AL sesuai dengan ketentuan persyaratan yang sudah ditentukan oleh TNI AL.
Seleksi para calon pendaftar dilaksanakan secara ketat, apabila para calon tidak memenuhi syarat dalam melaksanakan seleksi maka tidak dapat melanjutkan tahap seleksi berikutnya. Sebagai informasi dalam pelaksanaan seleksi calon prajurit TNI AL tahun 2012 Bintara Pria asal Maluku yang terdaftar sebagai peserta seleksi berjumlah 60 orang dari 118 pendaftar, 19 orang Caba Wan dari 30 pendaftar, untuk pendaftar Kadet AAL sebanyak 7 orang dari 16 pendaftar. Dan perlu diketahui pelaksanaan pendaftaran dilakukan secara online dan selanjutnya diverifikasi di Mako Lantamal IX. Dalam seleksi, TNI AL melaksanakan secara transparan dan hasil seleksi diumumkan pada hari itu juga, setelah selesai melaksanakan seleksi. Sehingga tim seleksi tidak mempunyai kesempatan untuk melakukan manipulasi hasil. Sebagai gambaran persyaratan tinggi badan yang dipersyaratkan untuk Kadet minimal 167 cm, Caba Pria 165 cm dan Caba Wan 158 cm. Sedangkan materi seleksi yang tidak dapat dipengaruhi adalah Tes kesehatan dan tes psikologi. Sehingga kedua materi tersebut harus dipersiapkan dan dilatih sejak dini untuk mendapatkan hasil yang ingin dicapai.
Komandan Denma Lantamal IX Mayor Laut (PM) Marcus Jabarmase, S.T yang berasal dari Saumlaki, Maluku Tenggara, memberikan pengarahan kepada Para anggota yang berasal dari Maluku diantaranya, Serma Benidictus Marlisa, Sertu Bahrum Holimombo, Serda La Abidin, Koptu M. Nurpary Usemahu, Klk Stanly R. Anakotta, Klk Muhlis Said, Kld Markus Benamen. Menyampaikan agar lebih mempersiapkan diri lebih baik lagi sebelum melaksanakan pendaftaran prajurit TNI AL. Terbukti tahun 2010 Kadet Ali Iskandar Naipele seorang anak petani yang berasal dari Ureng berhasil lolos melanjutkan pendidikan di Akademi Angkatan Laut, Bumimoro Surabaya. Bintara Kowal tahun 2010 Megasilya Kayadu dan Rosa Anitha Thenu berhasil berdinas di TNI AL, Tamtama TNI AL tahun 2010 Gani Ruhunussa asal Ambon turut memperkuat jajaran prajurit TNI AL. Tahun 2011 Lantamal IX juga berhasil membawa putera daerah Maluku menjadi prajurit TNI AL diantaranya, Muhammad Saddam Kilmas berhasil menjadi Tamtama TNI AL asal Tual. Dan Gerli Meygeard Kalahatu asal Ambon.
(Dispen Lantamal IX)
|
Previous Page | Next Page