Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

MAYJEN TNI MARINIR (PURN) WINANTO WAFAT MANTAN DANTIM PENGANGKAT JENAZAH KORBAN G 30 S/PKI DI LUBANG BUAYA

 

Mayjen TNI Marinir (Purn) Winanto, mantan Komandan Tim yang memimpin pengangkatan jenazah para pahlawan dari sebuah sumur tua di kawasan Lubang Buaya Jakarta, yang dibunuh oleh kekejaman pemberontakan Gerakan 30 September/Partai Komunis Indonesia (G 30 S/PKI), wafat pada hari Minggu, 2 September 2012 pukul 22.15 dalam usia 77 tahun di kediamannya JL. Pramuka no. 7, Kompleks TNI AL, Jakarta Pusat.

Almarhum Mayjen TNI Marinir (Purn) Winanto, yang saat itu menjadi Komandan Tim Pengangkatan Jenazah masih berpangkat Kapten Marinir, memimpin langsung pengangkatan para jenazah kekejaman G 30 S/PKI pada sumur tua di kawasan Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur. Almarhum, yang ketika itu  adalah seorang perwira Kompi Intai Para Amfibi (Kipam) KKO (kini Intai Amfibi Korps Marinir) berpangkat Kapten KKO, bersama delapan anak buahnya dengan menggunakan peralatan selam, berhasil masuk ke sumur tua untuk mengangkat para jenazah yang telah dalam kondisi membusuk antara lain jenazah Letjen Achmad Yani, Mayjen S.Parman, Mayjen R. Suprapto, Mayjen M.T Haryono, Brigjen Sutoyo S., Brigjen D.I. Pandjaitan, dan Letnan P.A. Tendean.

Almarhum Mayjen TNI Marinir (Purn) Winanto, yang dilahirkan di Solo, 6 Maret 1935 merupakan alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-6 Tahun 1959. Berbagai pendidikan militer telah dijalaninya, antara lain pada tahun 1974 pernah mengenyam pedidikan militer Sekolah Staf dan Komando di United States Marines Corps (USMC) Amerika Serikat, pada Tahun 1976 berhasil menamatkan pendidikan Sesko TNI, serta menyelesaikan pendidikan di Lemhannas Angkatan ke-16 tahun 1983.

Selama dinas di TNI AL, berbagai jabatan yang pernah diembannya antara lain Komandan Resimen Latihan Korps Marinir pada Tahun 1979, Komandan Brigade Infanteri-2 Korps Marinir pada Tahun 1983, Inpektur Korps Marinir pada tahun 1983, Wakil Komandan Seskoal pada Tahun 1986, dan Gubernur Akademi Angkatan Laut pada Tahun 1988. Sedangkan tanda jasa yang diraih almarhum antara lain Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana Wira Dharma, Satya Lencana Penegak, Satya Lencana GOM IV dan V, Satya Lencana Veteran Pembangunan Kemerdekaan RI, Satya Lencana Kesetiaan VIII, XVI dan XXIV, Satya Lencana Yudhatama, dan Satya Lencana Dwidya Sistha.

Almarhum Mayjen TNI Marinir (Purn) Winanto meninggalkan seorang istri Prof. Dr. Sri Subekti Winanto, Drg., Sp. KG. (K)., Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Trisakti, Jakarta. Jenazah Almarhum Mayjen TNI Marinir (Purn) Winanto dimakamkan di Pemakamam Sandiego Hill, Karawang Jawa Barat, Senin 3 September 2012 pukul 13.00 secara militer dengan inspektur upacara Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda TNI Arief Rudianto, S.E.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

 

posted @ Tuesday, September 04, 2012 11:31 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page