Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

PANGARMATIM: KONSTELASI GEOGRAFIS INDONESIA RAWAN TERJADI BENCANA

 

Konstelasi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang memiliki gugusan gunung berapi dan terletak di atas jalur pertemuan antara tiga lempeng tektonik sangat berpotensi dalam menimbulkan berbagai kerawanan bencana alam. Seperti yang terjadi beberapa waktu lalu di Kabupaten Mentawai dan Distrik Wasior Papua Barat, yang telah mengakibatkan banyak warga meninggal dan luka-luka serta rusaknya beberapa sarana kesehatan, rumah ibadah, sekolah dan jembatan.

Terkait dengan berbagai peristiwa bencana tersebut sudah menjadi kewajiban seluruh komponen bangsa Indonesia untuk berupaya mengatasi berbagai akibat yang ditimbulkannya serta memulihkan kondisi masyarakat pasca bencana, sebagaimana yang telah dilakukan melalui bantuan pemirsa TV One ini.

Penegasan tersebut disampaikan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H., M.Hum. yang dibacakan Kepala Staf Koarmatim Laksamana Pertama TNI Darwanto, S.H., M.A.P. pada saat menghadiri penyerahan bantuan pemirsa TV One untuk Kabupaten Mentawai dan Distrik Wasior Kabupaten Teluk Wondama di Pelabuhan Pelindo II Gresik, Rabu (19/9/2012).

Bantuan berupa satu unit kapal Puskemas dan satu unit ambulance tersebut, diserahkan langsung oleh Direksi TV One Gunawan Wibisono kepada Bupati Mentawai Yudas Tabagale dan Bupati Wasior Drs. Albert H. Turey, M.M. Kegiatan penyerahan bantuan tersebut juga dihadiri Wamenkes RI Prof. Dr. Ali Gufron Mukti, Bupati Gresik H. Sambari Halim dan Direksi Executiv Dompet Duafa TV One Ahmad Juawari.

Dikatakan Pangarmatim, Koarmatim sebagai Kotama operasional TNI mempunyai komitmen yang kuat untuk melaksanakan tugas tersebut dalam bentuk kegiatan  civil mission berupa kegiatan bakti sosial di daerah yang terkena bencana tersebut. “Hal ini sebagai wujud kepedulian yang sangat tinggi untuk turut serta mengatasi persoalan bangsa dan membantu saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah,” kata Pangarmatim.

Untuk mendukung kegiatan tersebut, lanjut Pangarmatim, saat ini Koarmatim memiliki sarana dan prasarana yang memadai, yaitu KRI dr. Soeharso-990 yang merupakan kapal rumah sakit dengan kemampuan rawat inap 40 orang, memiliki unit gawat darurat, unit rawat jalan, ruang operasi, ruang ICU serta penunjang medis dan non medis.

 “Disamping itu, KRI dr. Soeharso-990 juga dapat dilengkapi dengan Heli N Bell untuk kepentingan SAR serta Tim kesehatan dan pendukung lainnya, yang akan bergabung dalam satuan tugas pemulihan pasca bencana,” tegas Pangarmatim.

(Dispenarmatim)

posted @ Thursday, September 20, 2012 11:03 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page