Contact us      Link     Video          


           
Monumen dan Museum

Current Articles | Categories | Search | Syndication

MONUMEN GAJAH MADA SURABAYA

Mon. Gajah Mada Surabaya.jpg

Monumen Gajah Mada Surabaya

A.       Riwayat Singkat

          Sang Maha Mantri Mukya Rakyan Mapatih Empu Mada yang dikenal sebagai Maha Patih Gajah Mada atau Gajah Yang Tak Kenal Takut dilahirkan pada sekitar tahun 1300 Masehi. Saat usia remaja dia sudah menjadi prajurit pengawal kerajaan. Umur 19 tahun berpangkat Bekel pada kesatuan Adika Bhayangkari dan berhasil menumpas pemberontakan Kuti. Atas jasa-jasanya itu dia kemudian diangkat menjadi Patih daerah Kahuripan dan pada tahun 1321-1331 dipindahkan menjadi Patih Daha. Selanjutnya sampai wafatnya tahun 1364 menjabat sebagai Patih Mangkubumi Majapahit.

          Selama menjadi patih mangkubumi ini Gajah Mada mengembangkan cita-citanya untuk mempersatukan seluruh Nusantara di bawah panji-panji Majapahit. Armada lautnya digerakkan keseluruh penjuru Nusantara. Hingga akhir hayatnya Gajah Mada telah berhasil mempersatukan Nusantara.

          Pembangunan patung gajah Mada ini merupakan gambaran cita-cita luhur persatuan Nusa dan Bangsa yang dewasa ini diwujudkan sebagai Wawasan Nusantara yang mengandung arti pandangan dan keyakinan. Wawasan Nusantara adalah wawasan yang memandang rakyat, Negara dan wilayah Nusantara baik darat, laut maupun udara sebagai suatu kesatuan yang utuh dan tidak dapat dipisah-pisahkan.

B.       Spesifikasi Teknis

          Monumen Gajah Mada diresmikan pada tanggal 5 Oktober 2003 oleh Kasal Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh. Berlokasi tepat di tengah bundaran Kampung Seratus, DBAL, Ujung Surabaya yang sebelumnya berdiri Monumen Meriam yang telah dibongkar pada tanggal 22 Agustus 2003. Monumen tersebut dicanangkan sebagai titik tolak sebagai kebangkitan Angkatan laut RI untuk lebih maju, besar, kuat, profesional dan dicintai rakyat. Sebelumnya monumen ini berada di depan Markas Komando Armada RI Kawasan Timur, Ujung, Surabaya. Kemudian dipindah ke lokasi baru di bundaran Kampung Seratus.

          Monumen Gajah Mada mempunyai tinggi 8 meter berbentuk sosok Gajah Mada dengan tangan kanan bertopang pada senjata gada, suatu senjata yang mampu menghancurkan musuh yang ingin memecah kesatuan negara dan selalu siap menjaga kesatuan wilayah Indonesia.

         

posted @ Friday, August 12, 2011 10:24 AM by

Previous Page | Next Page