Contact us      Link     Video          


           

Current Articles | Categories | Search | Syndication

SEJARAH SINGKAT PERISTIWA - PERISTIWA PERTEMPURAN LAUT

PADA TANGGAL 17 AGUSTUS 1945, BANGSA INDONESIA MENYATAKAN KEMERDEKAANYA. UNTUK MENEGAKKAN DAN MEMPERTAHANKAN KEMERDEKAAN ITU SELURUH BANGSA INDONESIA TELAH MELAKUKAN PERJUANGAN BERSENJATA DENGAN SEMBOYAN “MERDEKA ATAU MATI” DAN SEMANGAT ”TAK KENAL MENYERAH”  SERTA “PERCAYA KEPADA KEMAMPUAN SENDIRI”.

DALAM MASA PERJUANGAN BERSENJATA ITU, KITA TELAH MENGIRIMKAN EKSPEDISI-EKSPEDISI KE LUAR JAWA DENGAN MAKSUD UNTUK MEWUJUDKAN NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA. DARI SEKIAN EKSPEDISI LINTAS LAUT TERSEBUT TERDAPAT BEBERAPA PERISTIWA PERTEMPURAN LAUT YANG PENUH SEMANGAT, HEROIK DAN PATRIOTIK ANTARA  LAIN :

PERISTIWA PERTEMPURAN LAUT DI SELAT BALI PADA TANGGAL 4 APRIL 1946 ANTARA PERAHU ROMBONGAN EKSPEDISI BALI PIMPINAN MARKADI DENGAN DUA BUAH LCM BELANDA.

PERISTIWA PERTEMPURAN LAUT DI LAUT CIREBON PADA TANGGAL      5 JANUARI 1947 ANTARA KAPAL GAJAH MADA DENGAN KAPAL BELANDA HR. MS. KORTENAER.

PERISTIWA PERTEMPURAN LAUT DI DEKAT PULAU PANIKIAN PADA TANGAL 17 FEBRUARI 1947 ANTARA ROMBONGAN EKSPEDISI SULAWESI PIMPINAN KAPTEN LAUT HASAN RALLA DAN LETNAN SATU LAUT A.A. RIVAI DENGAN PIHAK BELANDA.

PERISTIWA PERTEMPURAN LAUT DI DEKAT PULAU SAPUDI, PADA TANGGAL 13 APRIL 1947 ANTARA ROMBONGAN EKSPEDISI SULAWESI PIMPINAN KAPTEN LAUT HARYANTO DENGAN PIHAK BELANDA.

DENGAN SEMANGAT PERCAYA PADA KEMAMPUAN SENDIRI DISERTAI MENTAL “TAK KENAL MENYERAH” PARA PEMUDA KITA TELAH MENGADAKAN PERLAWANAN TERHADAP KAPAL PATROLI BELANDA YANG BERSENJATA SERBA LENGKAP, MEREKA BERJUANG TANPA PAMRIH DEMI TEGAKNYA KEMERDEKAAN, NAMUN SEBAGIAN DARI PEMUDA ITU AKHIRNYA GUGUR SEBAGAI PATRIOT KUSUMA BANGSA. JIWANYA MASIH TETAP HIDUP DAN MEMBANGKITKAN SEMANGAT JUANG BAGI YANG DITINGGALKAN. SEMANGAT JUANG SEBAGAI BANGSA YANG MEMPUNYAI HARGA DIRI.

SELANJUTNYA PADA TANGGAL 28 APRIL 1958 TELAH TERJADI PERTEMPURAN ANTARA R.I. HANG TUAH DENGAN PESAWAT TERBANG MUSUH YANG DIKEMUDIKAN OLEH PENERBANG ASING ALLAN POPE DI SEKITAR PERAIRAN BALIKPAPAN, WALAUPUN AKHIRNYA KAPAL BESERTA DELAPAN BELAS AWAK KAPAL TENGGELAM, NAMUN MEREKA TELAH MENGADAKAN PERLAWANAN YANG TIDAK KENAL MENYERAH.

PADA TANGGAL 15 JANUARI 1962 TIGA BUAH KAPAL CEPAT TORPEDO R.I. MACAN TUTUL, MACAN KUMBANG DAN HARIMAU SEDANG MELAKUKAN PATROLI ROUTINE DI LAUT ARU. KETIKA KESATUAN TERSEBUT BERADA PADA POSISI 04 DERAJAT – 09 MENIT LINTANG  SELATAN DAN 135 DERAJAT – 02 MENIT BUJUR TIMUR DENGAN HALUAN 239, TELAH DIKELILINGI DUA PESAWAT TERBANG JENIS NEPTUNE DAN FIREFLY MILIK BELANDA. PADA RADAR KAPAL DIDAPAT GEMA ADANYA DUA KAPAL BERGERAK MENUJU KEARAH IRINGAN KAPAL KITA YANG TERNYATA KEMUDIAN DAPAT DIKETAHUI BAHWA DUA KAPAL TERSEBUT ADALAH JENIS DESTROYER.   TIBA - TIBA KAPAL TERSEBUT MENEMBAKKAN PELURU SUAR KE ARAH KAPAL - KAPAL KITA. SESAAT KEMUDIAN AIR SEBELAH MENYEBELAH KITA BERSEMBURAN YANG BERARTI MUSUH MELEPASKAN TEMBAKAN PELURU TAJAM DISUSUL DIJATUHKANNYA PELURU SUAR OLEH PESAWAT TERBANG TADI. SEHINGGA KEADAAN MENJADI TERANG BENDERANG.

DALAM KEADAAN DEMIKIAN KOMODOR YOS SUDARSO YANG PADA WAKTU ITU TELAH BERADA DI R.I. MACAN TUTUL MENGAMBIL OPER PIMPINAN DAN SEGERA MEMERINTAHKAN SERANGAN TEMBAKAN BALASAN DAN MENGADAKAN MANUVRA PERLAWANAN. DENGAN GERAKAN SERANGAN SEDEMIKIAN RUPA SEHINGGA TEMBAKAN MUSUH TERSEBUT TERPUSAT KEPADA R.I. MACAN TUTUL, DENGAN DEMIKIAN DUA KAPAL YANG LAIN DAPAT DISELAMATKAN. MANUVRA INI BERHASIL, TETAPI JUGA MENGAKIBATKAN TENGGELAMNYA R.I. MACAN TUTUL BESERTA KOMODOR YOS SUDARSO DAN DUA PULUH LIMA AWAK KAPAL.

MELALUI RADIO TELEFONI, KOMODOR YOS SUDARSO MENYAMPAIKAN PESAN TEMPURNYA, ”KOBARKAN SEMANGAT PERTEMPURAN”. GUGURLAH KOMODOR YOS SUDARSO, KAPTEN MEMET, KAPTEN WIRATNO BESERTA 25 AWAK KAPAL. SATU PERTEMPURAN YANG TIDAK SAJA PENUH HEROISME YANG PATUT DICONTOH TETAPI JUGA MENGANDUNG : “THE ART OF A SEA BATTLE” YANG MEMBANGGAKAN SELURUH RAKYAT DAN BANGSA INDONESIA.

KINI BAGI KITA YANG DITINGGALKAN TIADA JALAN LAIN KECUALI MENGHAYATI AKAN PERISTIWA-PERISTIWA PERTEMPURAN LAUT ITU DEMI PEMUPUKAN RASA HARGA DIRI TAK KENAL MENYERAH DISERTAI SIKAP MENTAL TANPA PAMRIH DEMI TEGAKNYA KEMERDEKAAN. DENGAN RASA BANGGA MARILAH KITA RENUNGKAN AKAN PENGABDIAN ITU UNTUK MELANJUTKAN PERJUANGAN YAITU MENGISI KEMERDEKAAN.

JALESVEVA JAYAMAHE.

posted @ Wednesday, January 14, 2015 7:32 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page