Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

DENPOMAL - BNN TES URINE PRAJURIT LANAL BALI

 
 

Detasemen Polisi Militer Angkatan Laut (Denpomal) Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali, Lantamal V bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali melakukan Sidak dengan tes urine seluruh prajurit dan PNS Lanal Bali, Kamis (17/3).

Menurut Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Bali, Lantamal V, Kolonel Laut (P) Bambang Trijanto, mengatakan, pemeriksaan terhadap anggota TNI AL khususnya Lanal Bali akan dilakukan secara bertahap. "Yang belum tercatat,  nanti akan datang lagi untuk diperiksa. Kita juga koordinasikan dengan pihak BNN, seberapa banyak mereka bisa melakukan pemeriksaan," ungkapnya.

Danlanal mengatakan, jika nanti dalam pemeriksaan ditemukan terdapat anggotanya positif narkoba, pihaknya akan mengedepankan langkah pembinaan, namun tidak menghilangkan aspek hukumnya. "Karena mereka ini kan anak-anak saya,  kita akan membina merEka untuk tidak terlibat penyalahgunaan barang-barang haram ini,” tegasnya.

Namun apabila masih ditemukan orang yang sama menggunakan narkoba. Orang nomor satu di jajaran Lanal Bali ini akan mengambil langkah tegas sesuai aturan yang berlaku. "Jika masih kedapatan dan semakin parah dalam penggunaan, bandar atau backing narkoba, tidak ada ampun. Kita akan langsung proses untuk pemberhentian tidak dengan hormat," ungkapnya.

Sementara itu  Kepala BNN Provinsi Bali, Made Artana Yasa, mengungkapkan bahwa hal aksi ini merupakan langkah maju sesuai pemeriksaan ini sesuai dengan arahan dari Presiden RI, Joko Widodo agar BNN lebih giat lagi dalam upaya pemberantasan narkoba, termasuk berkoordinasi baik dengan pihak TNI dalam hal ini Lanal Bali.

Menurut Yasa, pemeriksaan merupakan salah satu upaya pemerintah,  dalam memerangi penggunaan narkoba yang disinyalir telah masuk ke tingkat aparat negara,  seperti TNI dan Polri.

Yasa menambahkan,  BNN hanya bertugas melakukan pemeriksaan. Jika ditemukan ada prajurit TNI positif menggunakan narkoba, penindakan sepenuhnya diserahkan kepada pimpinan masing-masing. "BNN hanya sebagai saksi ahli dalam melakukan pemeriksaan," ujarnya.

Dia juga mengatakan,  uji tes menggunakan alat yang mampu mendiagnosa, apakah seseorang terindikasi atau tidak menggunakan narkoba, yaitu  dengan cara mencelupkan alat tersebut ke dalam urine.

"Alat yang kita gunakan ada lima parameter yakni  pemeriksaan untuk jenis sabu, ekstasi, ganja, morfin dan obat-obat penenang," tandas Yasa.

(Dispen Lantamal V)

posted @ Thursday, March 17, 2016 11:03 AM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page