Contact us      Link     Video          


           
Berita

Current Articles | Categories | Search | Syndication

BRIGJEN TNI MARINIR ACHMAD FARIDZ WASHINGTON JABAT KOMANDAN KORPS MARINIR

 

Jabatan Komandan Korps Marinir TNI Angkatan Laut yang selama ini dipimpin Letjen TNI (Mar) M. Alfan Baharudin diserahterimakan kepada Brigjen TNI (Mar) Achmad Faridz Washington dalam suatu upacara kemiliteran yang digelar di Bhumi Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu (12/9), dengan inspektur upacara Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno.

Dalam suatu upacara yang diikuti oleh 16 Batalyon Pasukan Marinir, satu Batayon Pasukan Khusus Denjaka dan Yontaifib-2 Marinir, satu Kompi Bendera Perang, berikut senjata dan mesin perang Korps Marinir berbagai jenis tersebut, Letjen TNI (Mar) M. Alfan Baharudin yang juga menjabat Kepala Badan SAR Nasional (Kabasarnas) sejak 15 Agutus 2012 dan memperoleh kenaikan pangkat menjadi Letnan Jenderal TNI pada tanggal 5 September 2012 itu, melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) kepada Brigjen TNI (Mar) Achmad Faridz Washington yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Korps Marinir.

Pejabat lama Letjen TNI (Mar) M. Alfan Baharudin, dilahirkan di Medan, 30 Mei 1957, adalah lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan-26 Tahun 1981, sedangkan pejabat baru Brigjen TNI (Mar) Achmad Faridz Washington, dilahirkan di Sungai Gerong, Palembang, 27 Desember 1959, merupakan lulusan AAL Angkatan-28 Tahun 1983, serta merupakan Perwira Korps Marinir yang pernah mengenyam pendidikan tentang Peperangan Amfibi (Amphibious Warfare) di Amerika Serikat Tahun 1991 sampai 1992. Selain itu, pria yang beristrikan Medi Astuti ini adalah lulusan Sesko TNI Angkatan-XXX/Tahun 2003 dan Lemhannas PPRA XLIII/Tahun 2009.

Dalam upacara sertijab yang diikuti oleh 4.278 prajurit Korps Marinir dengan Komandan Upacara Danyon Infanteri-4 Korps Marinir Letkol (Mar) Qomarudin, serta dihadiri oleh Pangkotama TNI AL, pejabat teras Mabesal, pejabat TNI/Polri, serta para mantan Komandan Korps Marinir tersebut, Kasal dalam sambutannya mengatakan, bahwa jabatan Komandan Korps Marinir merupakan salah satu jabatan yang strategis di TNI Angkatan Laut. “Untuk itu perwira yang ditunjuk dan diberikan kepercayaan untuk memimpin Korps Marinir adalah perwira yang terbaik dan pilihan,” ujar Kasal. Oleh karena itu, lanjut Kasal, Komandan Korps Marinir dituntut memiliki kapabilitas, akseptabilitas, dan kompetisi, dalam membina satuannya guna memenuhi tuntutan dan tantangan tugas ke depan yang semakin berat dan kompleks.

Kasal juga mengatakan, bahwa keterbatasan dan kondisi alutsista yang dimiliki Korps Marinir menjadi tantangan tugas bagi Komandan Marinir dalam melaksanakan tugas pembinaan dalam rangka pelaksanaan tugas Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP). “Dengan kondisi tersebut Korps Marinir telah mampu menunjukkan kontribusi positif dalam mengemban tugasnya dengan aktif dan tidak pernah absen dalam setiap palagan dan kegiatan, baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Kasal. Selaku Chiep Corps, lanjutnya, Komandan Korps Marinir juga harus dapat memelihara nilai-nilai sejarah dan tradisi korps yang sudah diukir oleh para pendahulu. “Harus kita akui bahwa kebesaran nama Korps Marinir tidak terlepas dari nilai sejarah perjuangan para pendahulu dan tradisi korps yang telah berjalan puluhan tahun,” ujar orang nomor satu di jajaran TNI Angkatan Laut tersebut.

Ketika diwawancarai sejumlah media seusai upacara, Kasal Laksamana TNI Soeparno mengungkapkan bahwa melihat konstelasi geostrategis negara Indonesia, maka merupakan suatu realita diperlukannya TNI Angkatan Laut yang handal dan disegani oleh lawan. Oleh karena itu, ujar Kasal, perlunya peningkatan kemampuan TNI Angkatan Laut, termasuk Korps Marinir sebagai pasukan pendarat, guna mampu menjaga perbatasan laut dan pulau-pulau terluar Indonesia. “Kami sudah membuat program rencana pengembangan Korps Marinir ke depan. Sudah kami ajukan kepada Panglima TNI. Kita harapkan Korps Marinir statusnya meningkat, dan sudah sepantasnya Korps Marinir dipimpin oleh seorang Letnan Jenderal,” harap Kasal.

Upacara sertijab Komandan Korps Marinir tersebut diakhiri defile dari seluruh kekuatan Korps Marinir mulai Pasukan Anti Teror Detasemen Jalamengkara, Batalyon Intai Amfibi, Pasmar I, Pasmar 2, Pangkalan Marinir Jakarta dan Surabaya, Resimen Kavaleri, Resimen Artileri, Resimen Bantuan Tempur, serta Batalyon Kesehatan Marinir. Sedangkan kendaraan tempur yang ditampilkan dari Resimen Kavaleri Marinir seperti Tank BMP 3F, Tank PT 76, RRF BTR 50, RRF LVT 7 dan KAPA K-61. Untuk Resimen Artileri menampilkan KIA, Meriam Howitzer 105, Howitzer 122, BVP-2, Meriam 57 dan Roket RM 70 Grade. Kemudian pasukan khusus dengan Rubicon, Kendaraan khusus, KIA Rantis, Unit Jihandak, Unit Komunikasi Mobil, dan Sea Rider.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Marsetio, M.M., Koorsahli Kasal Laksda TNI Hari Bowo, Asrena Kasal Laksda TNI Ade Supandi, Pangkostrad, Dan Kodiklat TNI, Dan Korps Paskhas, para mantan Komandan Korps Marinir,  serta para pejabat tinggi TNI serta Polri lainnya.

Demikian berita Dinas Penerangan Angkatan Laut.

 

posted @ Wednesday, September 12, 2012 5:35 PM by Dispenal Mabesal

Previous Page | Next Page